Varian Delta Meletus, China Akui Lebih Ganas dari COVID-19 Wuhan
Rabu, 04 Agustus 2021 - 13:11 WIB
loading...
Pusat kota Wuhan di China ketika dilanda gelombang kedua COVID-19. FOTO/ archipanic
A
A
A
BEIJING - China pada Senin (2/8/2021) waktu setempat telah terapkan lockdown. Jutaan warga di negeri itu dikurung di rumah, Padahal China sudah berusaha menahan varian Delta yang mengganas di beberapa negara pertengahan 2021.
Pemerintah China sebelumnya membanggakan keberhasilannya dalam menurunkan kasus domestik menjadi hampir nol, setelah virus corona pertama kali muncul di Wuhan , memungkinkan ekonomi untuk pulih. BACA JUGA - Wuhan Digempur Varian Delta, China Kembali Siaga Satu
Namun Pemerintah China melaporkan 55 kasus baru yang ditransmisikan secara lokal pada Senin, ketika wabah varian Delta yang menyebar cepat menjangkau lebih dari 20 kota di belasan provinsi.
Klaster penyebaran virus di Wuhan dikonfirmasi setelah penghitungan harian resmi dirilis, tetapi dikonfirmasi oleh media pemerintah yang mengatakan infeksi telah dilacak ke stasiun kereta api.
Pejabat pencegahan dan pengendalian Covid-19 melaporkan “Ketujuhnya diidentifikasi sebagai pekerja imigran,” seperti dilansir dari Xinhua pada Senin (2/8/2021).
Pemerintah China sebelumnya membanggakan keberhasilannya dalam menurunkan kasus domestik menjadi hampir nol, setelah virus corona pertama kali muncul di Wuhan , memungkinkan ekonomi untuk pulih. BACA JUGA - Wuhan Digempur Varian Delta, China Kembali Siaga Satu
Namun Pemerintah China melaporkan 55 kasus baru yang ditransmisikan secara lokal pada Senin, ketika wabah varian Delta yang menyebar cepat menjangkau lebih dari 20 kota di belasan provinsi.
Klaster penyebaran virus di Wuhan dikonfirmasi setelah penghitungan harian resmi dirilis, tetapi dikonfirmasi oleh media pemerintah yang mengatakan infeksi telah dilacak ke stasiun kereta api.
Pejabat pencegahan dan pengendalian Covid-19 melaporkan “Ketujuhnya diidentifikasi sebagai pekerja imigran,” seperti dilansir dari Xinhua pada Senin (2/8/2021).
Lihat Juga :