Indonesia Negara Terburuk Tangani Covid-19, Ini Penjelasan Dokter
Jum'at, 30 Juli 2021 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
“Bloomberg menganalisis dari berbagai faktor. Faktor kasus di Indonesia lagi outbreak besar, sempat turun kasusnya tapi kematiannya tetap tinggi. Selain itu ada pula cakupan vaksinasi dan pertumbuhan GDP 2021 bagaimana forecastingnya, atau taksiran mobility indexnya bagaimana, bahkan human capitalnya pun dilihat,” terang dr. Fajri, saat diwawancarai MNC Portal, Jumat (20/7).
Sehingga menurut dr. Fajri, hasil yang diberikan Bloomberg ini adalah skor yang sangat global sekali. Namun masih ada hal yang bisa dimaknai dari hasil temuan tersebut. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak panik dengan adanya laporan dari data yang dipublikasikan tersebut.
BACA JUGA: Samsung Rilis Galaxy Note20 Ultra 5G dengan RAM 12 GB, Harganya?
“Pertama, kita tidak usah panik atau grasak grusuk. Sebab ini adalah bentuk nasihat dari suatu media. Jadi kita bisa memandangnya sebagai suatu masukan yang konstruktif. Kita harus memutus penularan, sebab penduduk Indonesia itu banyak sekira 200 sekian juta. Kematian yang terjadi kan disebabkan banyak faktor,” tuntasnya.
Sehingga menurut dr. Fajri, hasil yang diberikan Bloomberg ini adalah skor yang sangat global sekali. Namun masih ada hal yang bisa dimaknai dari hasil temuan tersebut. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak panik dengan adanya laporan dari data yang dipublikasikan tersebut.
BACA JUGA: Samsung Rilis Galaxy Note20 Ultra 5G dengan RAM 12 GB, Harganya?
“Pertama, kita tidak usah panik atau grasak grusuk. Sebab ini adalah bentuk nasihat dari suatu media. Jadi kita bisa memandangnya sebagai suatu masukan yang konstruktif. Kita harus memutus penularan, sebab penduduk Indonesia itu banyak sekira 200 sekian juta. Kematian yang terjadi kan disebabkan banyak faktor,” tuntasnya.
(dan)
Lihat Juga :