DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan Migrasi TV Analog ke Digital

Kamis, 29 Juli 2021 - 19:08 WIB
loading...
DPR Minta Pemerintah...
Rencana pemerintah ingin menghentikan layanan frekuensi analog atau analog switch off dan menuju televisi digital hanya akan menyusahkan rakyat kecil yang tidak mampu membeli dekoder. Foto: ist
A A A
JAKARTA - DPR meminta kepada pemerintah untuk mengkaji ulang ketersediaan sarana dan prasarana masyarakat sebelum migrasi TV analog ke digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR Dede Indra Permana.

BACA JUGA: Pengguna XL Home di Bandung Naik 200 Persen, Cek Pilihan Paketnya…

Menurut Dede, rencana pemerintah ingin menghentikan layanan frekuensi analog atau analog switch off dan menuju televisi digital hanya akan menyusahkan rakyat kecil yang tidak mampu membeli dekoder atau set top box yang harus dibeli apabila ingin menikmati siaran televisi digital.

"Di tengah masa pandemi, informasi penting. Hendaknya Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) memperhatikan masyarakat yang tengah sulit, sosialisasi TV digital juga belum maksimal, harga set top box di luar masih mahal. Jangan terburu-buru," ujar Dede, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7).

Ia mengatakan, pemerintah perlu memikirkan hal itu secara serius mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang membutuhkan alat set top box tersebut apabila kebijakan analog switch off benar-benar diterapkan.

Ada sekitar 70 juta household atau rumah tangga di Indonesia, sebesar 70 persen atau 49-50 juta rumah tangga masih pakai TV analog.

"Subsidi tidak mungkin mencukupi untuk semua rumah tangga, migrasi dari sistem analog ke digital dapat menciptakan kegaduhan karena akan banyak masyarakat tidak dapat menonton siaran televisi," tuturnya.

Jangan sampai, kebijakan analog switch off dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) itu hanya diatur melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi saja.

"Sebagai contoh, banyak masyarakat yang masih menanyakan seputar perbedaan antara televisi digital dan analog serta keunggulan bila mereka menggunakan digital. Hal ini berdampak pada pelaku usaha dalam negeri," ungkapnya.

BACA JUGA: Tablet Stylus Berlayar Besar Jadi Produk Andalan Samsung Selama PPKM

Dede mengimbau, semua lembaga penyiaran untuk ikut menyosialisasikn kepada masyarakat mengenai peralihan TV digital. Mendorong semua TV analog yang sudah bersiaran secara simulcast, menyosialisasikan di TV-nya masing-masing.

"Kami meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kemenkominfo untuk mengkaji ketersediaan sarana dan prasarana masyarakat sebelum migrasi dari TV analog ke digital," pungkasnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Jawab Kebutuhan Konsumen,...
Jawab Kebutuhan Konsumen, AQUA Elektronik Luncurkan QLED S80EUX Series
9 Tips Sebelum Membeli...
9 Tips Sebelum Membeli Smart TV, Pastikan Bisa Connect Internet
Kelebihan dan Kekurangan...
Kelebihan dan Kekurangan TV Digital dibandingkan TV Analog
Panik Siaran TV Analog...
Panik Siaran TV Analog Dimatikan, Toko Elektronik di Medan Diserbu Warga Beli STB
Hari Pers Nasional 2023,...
Hari Pers Nasional 2023, ATVSI Bagikan 500 STB kepada Masyarakat Sumut
Tahun 2022, iNews Televisi...
Tahun 2022, iNews Televisi Nomor Satu!
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Ketua Umum PP Muhammadiyah...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta PPN 12% Dikaji Ulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved