Apa yang Terjadi Jika Atlet Olimpiade Tokyo Positif Covid-19?

Senin, 26 Juli 2021 - 08:54 WIB
loading...
A A A
"Jika tes nasofaring juga positif, maka atlet dipindahkan ke fasilitas hotel khusus di luar Desa, lagi-lagi dengan transportasi Olimpiade khusus. Relawan mengatur untuk membawa barang-barang yang diperlukan para atlet di hotel. Sementara itu, atlet dan CLO bekerja untuk membuat daftar kontak langsung—didefinisikan sebagai mereka yang bersama-sama selama 15 menit atau lebih dengan jarak kurang dari 1 m tanpa mengenakan masker—yang kemudian akan diminta untuk melakukan tes Covid-19 lagi," tambah laporannya.

Pada titik ini, Results Advisory Expert Group (RAEG) akan meninjau kasus untuk menentukan apakah atlet dan kontak dekat dapat terus bersaing atau tidak. Tim RAEG sendiri terdiri dari delapan anggota dan 46 penasehat; Kedelapan anggotanya adalah dokter (4 ahli di bidang kedokteran olahraga, 2 di bidang penyakit menular, dan 2 di bidang kesehatan masyarakat).

Kelompok ini akan meninjau setiap kasus positif setiap hari dan menentukan risiko apakah atlet tersebut bisa terus berkompetisi atau harus menjalani perawatan lebih intensif.

"Sulit dipercaya bahwa atlet yang dinyatakan positif dapat sanggup bersaing, terlepas dari olahraganya," kata Dr. Naresh Rao, DO, kepala dokter untuk Polo Air Amerika Serikat dan anggota tim medis Tokyo untuk Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS.

Hasil yang dipegang RAEG akan dilaporkan ke Pusat Pengendalian Penyakit Menular Olimpiade Tokyo 2020, yang kemudian hasilnya akan diteruskan kepada komite Olimpiade masing-masing atlet yang terlibat.

BACA JUGA: Perlukah Berganti Ponsel 5G di 2021?

Komite Olimpiade Internasional mengatakan bahwa setiap atlet atau personel Olimpiade yang gagal mematuhi prosedur pengujian atau panduan dari RAEG dapat menghadapi berbagai hukuman, mulai dari denda, skorsing, hingga deportasi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Dorong...
Pandemi Covid-19 Dorong Negara Asia Berinovasi dalam Teknologi Medis
Kasus Covid-19 Meningkat...
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Grab Klaim 70 Persen Pengemudi Sudah Vaksin Booster
Mengapa Pasien Covid-19...
Mengapa Pasien Covid-19 Kehilangan Indera Penciuman? Ini Penjelasan Ilmuwan
Karyawan Meta Boleh...
Karyawan Meta Boleh Kembali WFO, Asal Sudah Suntik Booster Covid-19
Stasiun Penelitian Ilmiah...
Stasiun Penelitian Ilmiah di Antartika Diserang Wabah Covid-19
Tak Hanya Covid-19,...
Tak Hanya Covid-19, Serangan Siber Juga Jadi Pandemi di 2021
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
4 Kerugian yang Terjadi...
4 Kerugian yang Terjadi Jika BTN Berganti Nama Menjadi BPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved