Perlindungan Data Pribadi Perlu Sentuhan Inovasi Terbaru

Sabtu, 24 Juli 2021 - 20:17 WIB
loading...
Perlindungan Data Pribadi...
Ilustrasi Perlindungan data baru. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Transformasi digital membawa keterhubungan antara perangkat dan sistem. Di satu sisi keterhubungan ini membuka potensi untuk meningkatkan produktivitas, namun di sisi lain juga menimbulkan risiko serangan siber yang dapat membahayakan seluruh sistem. Keamanan siber kemudian menjadi bagian integral dari upaya transformasi digital.

Ancaman tak dikenal yang terus berkembang menjadi tantangan konstan bagi para profesional dan peneliti keamanan siber. Ini membutuhkan inovasi baru dan berkelanjutan dalam mendeteksi ancaman yang tidak diketahui ini dengan memanfaatkan analitik dari gabungan log dan informasi sistem internal dan eksternal
.
BACA JUGA - WHO Berharap Delta Akan Dilemahkan Varian Terbaru Covid-19

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia, Hinsa Siburian mengatakan tidak dipungkiri bahwa ada beragam serangan siber yang berpotensi merusak bangsa, dan pihaknya telah memiliki strategi untuk menangkan serangan tersebut.

“Perang informasi sudah dikemas untuk melemahkan bangsa, Indonesia harus waspada dengan ancaman di ruang siber karena menargetkan langsung ke masyarakat,” ucap Hinsa dalam webinar ‘Security Insights in the Data Analytics Era’ oleh Swiss German University, Kamis (22/7).

Dirjen Aptika, Semuel Abrijani Pangerapan menuturkan di era Transformasi digital, sudah pasti ada risiko yang harus diperhatikan seperj Kemanaan data pribadi yang harus dilindungi.

“Masuk dalam transformasi digital kalau tidak bicara perlindungan data pribadi itu tidak mungkin, setiap aktivitas kita selalu perlu data pribadi dan Indonesia sendiri sedang melakukan proses penyusunan RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP),” ujar Semuel.

Sementara itu, Master of Information Technology (MIT) di Swiss German University (SGU) memiliki visi untuk menciptakan arsitek transformasi digital, yang berfungsi untuk memastikan bahwa transformasi digital benar-benar akan menciptakan nilai tambah. Seperti disebutkan di atas, keamanan siber merupakan bagian integral dari transformasi digital.

SGU MIT (Master of IT), Eka Budiarto mengatakan bahwa Dengan pemikiran ini, MIT SGU telah mengembangkan keamanan siber sebagai salah satu fokusnya dalam kurikulum dan inisiatif penelitiannya.

Hal ini memunculkan peluang untuk menggunakan algoritme pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi pola yang mencurigakan dan bahkan berbahaya, memungkinkan analisis ancaman berbasis perilaku yang mendetail untuk meningkatkan akurasi yang lebih tinggi dalam deteksi ancaman.

“MIT SGU percaya bahwa potensi besar ini memungkinkan kemungkinan kolaborasi penelitian antara industri, pemerintah, akademisi, dan komunitas keamanan siber untuk menyediakan berbagi informasi ancaman yang sangat dibutuhkan,” ucap Eka.

Menurutnya, Hal ini mendorong MIT SGU untuk menyelenggarakan acara yang mendorong kolaborasi dan pertukaran informasi antara berbagai mitra, dalam seminar, pelatihan, dan lokakarya yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran, serta untuk berbagi informasi, pengetahuan, dan keterampilan.

Di antara mitra yang diundang adalah sektor pemerintah, misalnya BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), sektor masyarakat, seperti IHP (Indonesian Honeynet). Project), dan sektor industri, seperti Fire Eye, Aruba, F5, NSFocus, Xynesis, PT Sinergi Wahana Gemilang, Keysight Technologies, Microfocus, SoftScheck dan datacomm.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
6,1 Juta Data Pengguna...
6,1 Juta Data Pengguna Game Buatan Netmarble Bocor Akibat Diretas
Eropa Peringatkan Risiko...
Eropa Peringatkan Risiko Besar Pencurian Data di Stasiun Isi Daya Umum
Cara Aman Hindari Penipuan...
Cara Aman Hindari Penipuan Digital Bermodus Minta OTP
Discord Melaporkan Data...
Discord Melaporkan Data Pengguna Diretas Lewat Layanan Pihak Ketiga
Reddit Gugat Anthropic...
Reddit Gugat Anthropic atas Tuduhan Akses Data Tanpa Izin
Synology Catat Tingkat...
Synology Catat Tingkat Rekomendasi Pengguna Capai 98% di Sektor Proteksi Data
Bukan Hanya Bisa Baca...
Bukan Hanya Bisa Baca Pesan WhatsApp, CIA Juga Bisa Mengakses Data Pengguna Ponsel
Nasabah Diimbau Waspada...
Nasabah Diimbau Waspada Praktik Gesek Tunai Ilegal, Ini Bahayanya
Rekomendasi
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Hati-hati! Ini 10 Tanda...
Hati-hati! Ini 10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved