Perlindungan Data Jadi Isu Keamanan Utama Pebisnis di Asia Tenggara
Senin, 20 April 2020 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Berkaca dari banyaknya kasus, kini diklaim oleh Yeo semakin banyak perusahaan lokal yang mulai memprioitaskan keamanan TI mereka. Riset Kaspersky menemukan rata-rata bisnis di wilayah Asia Tenggara menghabiskan USD14,1 juta untuk meningkatkan keamanan siber.
"84% dari para profesional yang kami survei juga mengonfirmasi rencana untuk meningkatkan anggaran pada area ini dalam tiga tahun ke depan," tuturnya.
Perusahaan yang disurvei juga mencatat peningkatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keahlian keamanan spesialis menurut 46% responden. Sementara 39 responden mengaku demi mendukung ekspansi atau kegiatan bisnis baru.
"84% dari para profesional yang kami survei juga mengonfirmasi rencana untuk meningkatkan anggaran pada area ini dalam tiga tahun ke depan," tuturnya.
Perusahaan yang disurvei juga mencatat peningkatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keahlian keamanan spesialis menurut 46% responden. Sementara 39 responden mengaku demi mendukung ekspansi atau kegiatan bisnis baru.
(iqb)
Lihat Juga :