Kelola SDM Lewat Digital, Vara Kucurkan Dana Segar

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:19 WIB
loading...
Kelola SDM Lewat Digital, Vara Kucurkan Dana Segar
Ilustrasi layanan internet . FOTO/ IST
JAKARTA - Vara, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang platform pengelolaan staf untuk usaha kecil di kawasan Asia Tenggara, mengumumkan pendanaan sebesar USD4,8 juta dari Go Ventures, RTP Global, Alpha JWC Ventures, Surge dari Sequoia Capital India, FEBE Ventures, dan Taurus Ventures.

Vara telah meluncurkan produk debutnya, Bukugaji, sebuah platform pengelolaan staf yang ringan yang mendukung usaha kecil untuk mengatur daftar kehadiran dan penggajian dalam waktu beberapa menit saja.

BACA JUGA - WHO Umumkan Varian Baru Covid-19 yang Melebihi Delta Telah Terdeteksi

Vidush Mahansaria dan Abhinav Karale, para pendiri Vara, sangat yakin bahwa teknologi memberikan peluang untuk mendefinisikan kembali apa artinya mengelola sumber daya manusia. Dengan mendigitalkan tidak hanya UMKM tetapi juga karyawan mereka, Vara berupaya membangun platform yang kaya akan data yang dapat menangkap interaksi antara pemberi kerja dan karyawan.
Kelola SDM Lewat Digital, Vara Kucurkan Dana Segar

Vidush menjelaskan, “Kami di Vara ingin membantu UMKM dan staf mereka memiliki lebih banyak waktu, energi, dan uang” Abhinav menambahkan, “Pendanaan ini memungkinkan kami untuk terus mengembangkan produk kami dan melayani pengguna kami dengan peningkatan serangkaian fitur bernilai tambah untuk mencapai hal itu.”

Diluncurkan pada bulan November 2020, Vara membuat langkah besar dalam mengubah cara perusahaan kecil mengelola SDM melalui produk perdana mereka, Bukugaji, yang ditujukan untuk pasar Indonesia dan telah melayani kebutuhan pengelolaan staf lebih dari 100,000 perusahaan kecil.

Sebagai produk mobile-first yang intuitif, Bukugaji memungkinkan pemilik bisnis untuk dengan cepat dan mulus melacak kehadiran staf, mentabulasi gaji dan pinjaman, menghasilkan slip gaji, dan mencairkan gaji hanya dalam beberapa menit.

(wbs)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE