Tencent Tantang Mahasiswa Bikin Game Bertema Lingkungan, Total Hadiah Rp200 Juta
Rabu, 07 Juli 2021 - 20:30 WIB
loading...
Hasil kompetisi akan diumumkan pada November bersamaan dengan UN Climate Change Conference of the Parties ke-26 (COP26) di Glasgow, Skotlandia, Inggris. Foto: Reuters
A
A
A
JAKARTA - Tencent melalui TiMi Studio Group (TiMi) dan Tencent Institute of Games, mengumumkan gelaran Green Game Jam for Youth.
Gelaran ini merupakan sebuah kompetisi online global yang terinspirasi oleh Green Game Jam yang diselenggarakan oleh Playing for the Planet Alliance dengan fasilitas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
BACA JUGA: Bukan Sektor Esensial tapi WFO, Begini Cara Melapor Pelanggaran PPKM di Tempat Kerja
Green Game Jam for Youth menantang para mahasiswa untuk menciptakan game dengan elemen atau tema berfokus lingkungan.
Kompetisi ini akan didukung oleh berbagai produsen video game raksasa baik mobile, console dan PC, demi mengedukasi dan memberdayakan jutaan pemain untuk melakukan tindakan melindungi alam.
"Dengan banyaknya talenta di industri video game yang sedang populer, kami melihat ini sebagai kesempatan besar bagi para mahasiswa untuk mengarahkan passion mereka ke aksi sosial," ujar Peter May, country manager JOOX, Tencent Indonesia, dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7).
Tencent bekerja sama dengan beberapa universitas di Asia Tenggara, termasuk Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB), Bangkok University, Dhurakij Pundit University dan Mahidol, Asia Pacific University of Technology & Innovation, National University of Singapore, Nanyang Technological University, dan DigiPen Institute of Technology dan lainnya yang akan turut bergabung.
Gelaran ini merupakan sebuah kompetisi online global yang terinspirasi oleh Green Game Jam yang diselenggarakan oleh Playing for the Planet Alliance dengan fasilitas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
BACA JUGA: Bukan Sektor Esensial tapi WFO, Begini Cara Melapor Pelanggaran PPKM di Tempat Kerja
Green Game Jam for Youth menantang para mahasiswa untuk menciptakan game dengan elemen atau tema berfokus lingkungan.
Kompetisi ini akan didukung oleh berbagai produsen video game raksasa baik mobile, console dan PC, demi mengedukasi dan memberdayakan jutaan pemain untuk melakukan tindakan melindungi alam.
"Dengan banyaknya talenta di industri video game yang sedang populer, kami melihat ini sebagai kesempatan besar bagi para mahasiswa untuk mengarahkan passion mereka ke aksi sosial," ujar Peter May, country manager JOOX, Tencent Indonesia, dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7).
Tencent bekerja sama dengan beberapa universitas di Asia Tenggara, termasuk Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB), Bangkok University, Dhurakij Pundit University dan Mahidol, Asia Pacific University of Technology & Innovation, National University of Singapore, Nanyang Technological University, dan DigiPen Institute of Technology dan lainnya yang akan turut bergabung.
Lihat Juga :