Di Timor Leste, Telkomcel Bikin Aplikasi Seperti GoFood

Senin, 21 Juni 2021 - 07:19 WIB
loading...
Di Timor Leste, Telkomcel Bikin Aplikasi Seperti GoFood
MyFood, aplikasi digital milik Telkomcel ditujukan untuk membantu UMKM Timor-Leste di masa pandemi. Foto: dok Telkomcel
JAKARTA - Hingga saat ini aplikasi MyTimor sudah bekerjasama dengan 25 merchant. MyTimor dapat diunduh melalui Play Store.

Telkomcel, operator telekomunikasi anak perusahaan dari Telin, Telkom Group di Timor-Leste, melakukan langkah unik.

BACA JUGA: Cuma Rp500 Ribu, Ini 7 Keunggulan Gelang Pintar Mi Smart Band 6

Yakni, merilis MyFood, aplikasi yang memfasilitasi restoran kecil dan menengah di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi digital. Aplikasi ini jadi yang pertama di Timor-Leste.

Telkomcel melihat bahwa Timor-leste merupakan negara yang sudah semakin berkembang dan memiliki generasi milenial aktif dalam memanfaatkan teknologi, sehingga MyFood bisa menjadi suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk membantu menggerakkan roda perekonomian pada masa State Emergency.

Terkait pandemi Covid-19, pemerintah Timor-Leste memang sudah mengeluarkan putusan “State Emergency”, di mana semua kegiatan perekomian dan bisnis harus dilakukan dari rumah.



Alhasil pergerakan masyarakat menjadi sangat terbatas yang tentu saja sangat mempengaruhi sektor bisnis terutama Usaha Kecil dan Menengah.

Di Timor Leste, Telkomcel Bikin Aplikasi Seperti GoFood

CEO Telkomcel Yogi Rizkian Bahar mengatakan, MyFood merupakan pengembangan fitur dari MyTimor khusus untuk membangun UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) terutama restoran yang ada di Timor-Leste di masa pandemi Covid-19.

“Sebelumnya, Telkomcel menghadirkan MyTimor yang merupakan aplikasi motor dan taxi online untuk mengantar orang serta mengirimkan barang/ paket, yang pertama di Timor-Leste,” beber Yogi.

MyTimor dihadirkan Telkomcel sejak awal Desember 2020. ”Nah, dengan adanya MyFood, maka aplikasi MyTimor ini tidak hanya mengirimkan barang, akan tetapi juga bisa mengantarkan makanan di depan pintu rumah pelanggan,” ungkap Yogi.

Sejak hadir, MyTimor mengalami pertumbuhan pengguna hingga 80,3%. MyTimor bekerjasama dengan agen transportasi lokal sekaligus membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang ingin menjadi pengemudi (driver) motor dan taksi.



Sampai saat ini rata-rata pertumbuhan jumlah pengemudi mencapai 17%.

MyTimor memiliki fitur MyFood yang memfasilitasi restoran-restoran di Dili untuk mengembangkan dan meningkatkan transaksi secara digital, serta memudahkan pelanggan melakukan pemesanan makanan dari mana pun.

BACA JUGA: Adu Irit BBM Keliling Bali, DFSK Super Cab Tembus 15,4 Km/Liter

MyFood telah merangkul lebih dari 80 restoran bersertifikasi di Timor-Leste, khususnya di Dili.

“Data dan penelitian membuktikan bahwa pengembangan UMKM sebagai motor ekonomi rakyat akan dapat mendongkrak pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Yogi.
(dan)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE