Waspada, 25.000 Asteroid Berbahaya Diperkirakan Mengancam Bumi

Selasa, 15 Juni 2021 - 07:38 WIB
loading...
Waspada, 25.000 Asteroid...
Diperkirakan ada sekitar 25.000 asteroid yang cukup besar untuk memusnahkan area seperti California Selatan. Foto/dok
A A A
ARIZONA - NASA telah menyetujui pembuatan teleskop Near-Earth Object Surveyor atau NEO Surveyor untuk memperkuat pertahanan planet dari ancaman asteroid. Diperkirakan ada 25.000 asteroid yang berbahaya dan bisa membuat kerusakan yan parah jika sampai menabrak Bumi.

Teleskop inframerah sepanjang 6 meter ini akan membantu para astronom menemukan asteroid dan komet yang berada dalam jarak 48 juta kilometer dari orbit Bumi.

BACA: NASA Rencanakan Tabrakkan Pesawat Ruang Angkasa ke Asteroid yang Mengancam Bumi

"NEO Surveyor akan memiliki kemampuan untuk mempercepat NASA dalam menemukan asteroid dan komet yang dapat menimbulkan bahaya bagi Bumi," kata Mike Kelley, ilmuwan program NEO Surveyor di Markas Besar NASA, seperti dikutip CNN, Selasa (15/6/2021).

Pada tahun 2010, NASA menyelesaikan tujuannya untuk menemukan 90% dari semua objek dekat Bumi yang berukuran lebih dari 1.000 meter (3.280 kaki).

Pada 2013, sebuah asteroid memasuki atmosfer Bumi di atas Chelyabinsk, Rusia. Itu meledak di udara, melepaskan 20 hingga 30 kali lebih banyak energi daripada bom atom pertama.

Ledakan itu memancarkan panas, merusak lebih dari 7.000 bangunan dan melukai lebih dari 1.000 orang. Gelombang kejut memecahkan jendela 58 mil jauhnya. Itu tidak terdeteksi karena asteroid itu datang dari arah dan jalur yang sama dengan matahari.

BACA JUGA: 7 Penyebab Setir Berat dan Cara Mengatasinya

"Dengan mencari NEO yang lebih dekat ke arah Matahari, NEO Surveyor akan membantu para astronom menemukan dampak bahaya yang bisa mendekati Bumi dari langit siang hari," kata Amy Mainzer, peneliti utama NEO Surveyor di University of Arizona dan profesor di University of Arizona. dari Lunar and Planetary Laboratory Arizona, dalam sebuah pernyataan.

"Kami pikir ada sekitar 25.000 NEO yang cukup besar untuk memusnahkan area seperti California Selatan," kata Mainzer. Asteroid dengan diameter sekitar 137 meter dapat menyebabkan kerusakan regional yang parah. "Kami ingin menemukan ini, dan sebanyak mungkin meminimalisir resiko," katanya.

Surveyor NEO dapat mencari asteroid dengan merasakan panas yang mereka pancarkan dalam cahaya inframerah. Informasi ini dapat membantu para astronom mendeteksi posisi, pergerakan, dan ukuran NEO.

BACA JUGA: Kenali Bentuk Penipuan Kartu Kredit dan Pencegahannya

Teleskop akan mengikuti orbit yang membawanya ke luar bulan. Posisi ini akan memungkinkannya untuk memindai langit dan fokus pada area di dekat matahari di mana asteroid dengan orbit yang mendekatkan mereka ke Bumi dapat ditemukan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Rekomendasi
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved