Blokir Akun Jurnalis Palestina. WhatsApp: Dicurigai sebagai Penyebab Bahaya

Rabu, 02 Juni 2021 - 13:47 WIB
loading...
Blokir Akun Jurnalis...
Ilustrasi Kantor Facebook FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Belum lama ini diberitakan bahwa akun WhatsApp lebih dari 100 jurnalis di Palestina mengalami pemblokiran. Beberapa hari kemudian akun mereka telah pulih, namun data dan kontak di WhatsApp menghilang.

Menanggapi hal tersebut, WhatsApp Indonesia menjelaskan bahwa pemblokiran akun tersebut karena melanggar kebijakan perusahaan, dan untuk mencegah ancaman atau hal yang tidak diinginkan, serta mematuhi hukum yang berlaku.

BACA JUGA - Kajian Ilmiah yang Menguatkan Ancaman Gempa 8,9 M dan Tsunami 29 Meter di Jawa

Tindakan pemblokiran akun dilakukan terhadap akun-akun yang dicurigai WhatsApp terlibat sebagai penyebab bahaya atau hal yang tidak diinginkan.

Aplikasi perpesanan di bawah naungan Facebook ini juga mengaku bersedia menanggapi permintaan resmi yang valid dari penegak hukum, berdasarkan informasi terbatas yang dimiliki perusahaan.

"Kami telah berkomunikasi dengan media terkait selama seminggu terakhir mengenai praktik kami, dan kami akan memulihkan jika ada akun jurnalis yang terdampak," jelas WhatsApp Indonesia, kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (2/6/2021).

Di sisi lain, seperti disinggung sebelumnya, data dan kontak dari akun WhatsApp para jurnalis Palestina itu menghilang setelah diblokir. Namun, WhatsApp menampik bahwa sebagai layanan perpesanan pribadi, pihaknya tidak memiliki akses ke konten obrolan pribadi pengguna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Infografis
Jangan Download! Ini...
Jangan Download! Ini Bahaya Menggunakan WhatsApp Gold
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved