WhatsApp Perpanjang Tenggat Waktu Kebijakan Privasi hingga 19 Juni

Selasa, 25 Mei 2021 - 15:31 WIB
loading...
WhatsApp Perpanjang...
Foto/dok
A A A
MOUNTAIN VIEW - Di tengah banyaknya masalah seputar kebijakan privasi yang diperbarui, WhatsApp tampaknya telah memperpanjang batas waktu penerimaan kebijakan di beberapa tempat hingga 19 Juni 2021.

Sebelumnya, platform perpesanan instan telah memberi pengguna tenggat waktu hingga 15 Mei 2021 untuk menerima kebijakan 'ambil atau tinggalkan' yang diperbarui.

BACA: Telegram dan Signal 'Kejatuhan Durian Runtuh' Kebijakan Baru WhatsApp

Kendati demikian, perusahaan memutuskan untuk tidak mengambil tindakan segera terhadap pengguna yang tidak menerimanya. Platform milik Facebook itu telah menyatakan bahwa akun yang tidak menerima kebijakan tersebut tidak akan dinonaktifkan.

Namun, laporan terbaru menyatakan bahwa WhatsApp telah menetapkan tenggat waktu baru di beberapa wilayah.

Kali ini , Whatsapp lebih tegas juga menyatakan bahwa pengguna harus menerima kebijakan untuk terus menggunakan platform tersebut.

Melansir laman Financial Express, Selasa (25/5/2021), laporan itu menunjukkan bahwa pengguna telah menerima pemberitahuan tentang tenggat waktu yang diperbarui di beberapa negara seperti Argentina dan Jerman.

BACA JUGA: Elon Musk Pertimbangkan Bangun Pabrik Tesla di Rusia

Selain itu, pesan pop-up yang muncul mengatakan bahwa kebijakan yang diperbarui sejalan dengan undang-undang perlindungan data baru Uni Eropa, yang menegaskan bahwa untuk terus menggunakan WhatsApp , pengguna harus menerima kebijakan tersebut sebelum 19 Juni 2021.

Laporan juga mengatakan bahwa meskipun pengguna dapat memilih untuk mengabaikan pesan yang munculan, jika mereka ingin terus memiliki fungsionalitas penuh dari platform pesan instan, mereka harus menerima kebijakan tersebut.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved