Pengguna Merasa Diawasi, Apple Dikritik Karena Menyimpan Data di China
Sabtu, 22 Mei 2021 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Apple mengatakan telah mematuhi hukum di semua negara tempat Apple berada. "Kami mempertahankan kendali atas kunci enkripsi untuk data pengguna kami, dan setiap pusat data baru yang kami bangun memberi kami kesempatan untuk menggunakan perangkat keras dan teknologi keamanan Apple yang paling mutakhir untuk melindungi kunci tersebut," katanya dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA: Bangau Afrika Gunakan Cara Licik untuk Memancing Mangsanya Mendekat
Pada Desember 2020 Apple menghapus sekitar 46.000 aplikasi dari China App Store, mengikuti tenggat waktu yang ditetapkan oleh negara. Mayoritas adalah game, yang membutuhkan lisensi resmi agar tersedia di negara tersebut.
Dan pada 2019 Google meninggalkan proyek untuk meluncurkan versi mesin pencari yang disensor di China, menyusul kritik dari stafnya sendiri.
BACA JUGA: Bangau Afrika Gunakan Cara Licik untuk Memancing Mangsanya Mendekat
Pada Desember 2020 Apple menghapus sekitar 46.000 aplikasi dari China App Store, mengikuti tenggat waktu yang ditetapkan oleh negara. Mayoritas adalah game, yang membutuhkan lisensi resmi agar tersedia di negara tersebut.
Dan pada 2019 Google meninggalkan proyek untuk meluncurkan versi mesin pencari yang disensor di China, menyusul kritik dari stafnya sendiri.
(ysw)
Lihat Juga :