Kemenkes Waspada, Industri Kesehatan Jadi Sasaran Empuk Sindikat Kejahatan Cyber
Minggu, 16 Mei 2021 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
2. Serangan bisa masuk dari banyak muara
Rumah sakit menggunakan berbagai peralatan dan perangkat. Mulai mesin monitor jantung, alat pacu jantung digital, dan berbagai aplikasi seluler. Jumlah aplikasi dan perangkat yang digunakan rumah sakit menyulitkan mereka untuk memastikan bahwa data tetap terjaga. Apalagi, banyak informasi ini perlu dibagikan dan dapat diakses oleh petugas medis/pasien dari jarak jauh.
3. Sistem masih jadul
Banyak rumah sakit yang masih menggunakan sistem atau teknologi yang ketinggalan zaman. Bahkan, hingga kini banyak sekali rumah sakit yang menggunakan sistem operasi Windows 7 yang jadul dan mudah diserang karena tidak memiliki sistem keamanan terkini.
4. Staf awam dengan serangan cyber
Petugas medis memiliki kesibukan tinggi dan mereka tidak terbiasa mengidentifikasi ancaman keamanan seperti phishing dan manipulasi tertentu.
5. Peran vital
Industri kesehatan, rumah sakit, memiliki peran vital dalam sebuah negara. Menjadikannya target ideal bagi penjahat untuk membuat kekacuan. Seperti di Irlandia, ketika data pasien dienkripsi, sistem gagal, pemerintah pun bingung mencari jalan keluar.
BACA JUGA: Lagi, Autopilot Tesla Sebabkan Kecelakaan Fatal di California
6. Digitalisasi catatan kesehatan
Catatan kesehatan elektronik memungkinkan rumah sakit memberikan informasi yang lebih akurat dan terkini tentang pasien, dan memberi pengobatan dan layanan terkoordinasi serta efisien. Namun, digitalisasi catatan kesehatan berdampak pada keamanan. Karena lebih mudah dicuri oleh peretas.
Rumah sakit menggunakan berbagai peralatan dan perangkat. Mulai mesin monitor jantung, alat pacu jantung digital, dan berbagai aplikasi seluler. Jumlah aplikasi dan perangkat yang digunakan rumah sakit menyulitkan mereka untuk memastikan bahwa data tetap terjaga. Apalagi, banyak informasi ini perlu dibagikan dan dapat diakses oleh petugas medis/pasien dari jarak jauh.
3. Sistem masih jadul
Banyak rumah sakit yang masih menggunakan sistem atau teknologi yang ketinggalan zaman. Bahkan, hingga kini banyak sekali rumah sakit yang menggunakan sistem operasi Windows 7 yang jadul dan mudah diserang karena tidak memiliki sistem keamanan terkini.
4. Staf awam dengan serangan cyber
Petugas medis memiliki kesibukan tinggi dan mereka tidak terbiasa mengidentifikasi ancaman keamanan seperti phishing dan manipulasi tertentu.
5. Peran vital
Industri kesehatan, rumah sakit, memiliki peran vital dalam sebuah negara. Menjadikannya target ideal bagi penjahat untuk membuat kekacuan. Seperti di Irlandia, ketika data pasien dienkripsi, sistem gagal, pemerintah pun bingung mencari jalan keluar.
BACA JUGA: Lagi, Autopilot Tesla Sebabkan Kecelakaan Fatal di California
6. Digitalisasi catatan kesehatan
Catatan kesehatan elektronik memungkinkan rumah sakit memberikan informasi yang lebih akurat dan terkini tentang pasien, dan memberi pengobatan dan layanan terkoordinasi serta efisien. Namun, digitalisasi catatan kesehatan berdampak pada keamanan. Karena lebih mudah dicuri oleh peretas.
(dan)
Lihat Juga :