Misinformasi Bisa Menimpa Siapapun, Termasuk Fotografer Darwis Triadi…

Selasa, 11 Mei 2021 - 14:06 WIB
loading...
Misinformasi Bisa Menimpa...
Dokter Tirta mengklarifikasi pernyataannya yang dikutip oleh sebuah media online tidak benar. Foto: Instagram.com/dr.tirta
A A A
JAKARTA - Tiba-tiba fotografer Darwis Triadi terlibat argumen dengan Dokter Tirta. Problemnya adalah salah satu media online yang memberitakan pernyataan Dokter Tirta secara provokatif.Yang kemudian menyulut kemarahan dari Darwis Triadi.

Dokter Tirta cepat merespon dan mengatakan bahwa berita provokatif dari media onlineyang mengutip pernyataannya ituadalah hoaks alias tidak benar. “Karena saya tidak pernah mengatakan seperti yang diberitakan,” tulisnya di kolom komentar Instagram milik Darwis Triadi.

BACA JUGA: POCO F3 5G Membuat Semakin Banyak Konsumen Bisa Merasakan Pengalaman dan Sensasi Ponsel Flagship

Sementara itu, fotografer Darwis Triadi beralasan bahwa karena ia melihat intonasi suara Dokter Tirta yang tinggi dan acap mengkritik pemerintah, maka otomatis ia menganggap berita dari sumber yang dibaca adalah benar.

Belakangan lewat unggahan terbarunya, Dokter Tirta menyebut bahwa permasalahan telah selesai. Ia dan Darwis Triadi mengaku sudah berdiskusi dan fotografer senior tersebut telah meminta maaf.

Yang bisa dipelajari dari kejadian ini adalah bagaimana saat ini warganet harus bisa lebih jeli dalam memilih dan memilah sumber berita. Apalagi jika sumber berita itu dijadikan sebagai media untuk mengkritik orang ataupun tokoh tertentu.

Peneliti Ethan Porter, Thomas Wood, dan Yamil Velez menemukan bahwa koreksi dalam bentuk cek fakta dapat mengurangi efek misinformasi pada pada kepercayaan masyarakat seputar informasi terkait Covid-19. Berikut lima tips sederhana dari Google untuk membantu mengajukan pertanyaan yang tepat agar dapat mengenali misinformasi di internet dengan lebih baik:

1. Cari tahu sumbernya lebih lanjut
Jika menemukan artikel atau cerita mengejutkan dari situs web yang sama sekali belum pernah di dengar, jangan langsung anggap benar. Cek apakah sumbernya itu valid. Saat ini ada banyak sekali media abal-abal yang memuat judul clickbait demi trafik. Padahal, beritanya tidak benar. Banyak juga situs dan blog yang diciptakan untuk menyebarkan berita-berita heboh dan hoax. Karena itu, pastikan membagikan berita dari media yang memiliki kredibilitas dan dipercaya.

Pengguna juga bisa mencari informasi lebih lanjut tentang suatu situs dengan meminta Google menghapus hasil penelusuran dari domain bersangkutan. Misalnya, jika ingin mencari informasi tentang YouTube dari situs lain, bisa meminta Google menghapus hasil penelusuran dari domain youtube.com.

2. Cek apakah gambar digunakan dalam konteks benar .
Satu gambar bisa bermakna 1.000 kata. Namun, gambar juga bisa diambil di luar konteks atau diedit untuk menyesatkan orang yang melihatnya. Pengguna bisa menelusuri menggunakan gambar dengan mengklik kanan pada gambar atau foto, lalu klik “Telusuri gambar ini di Google".

Bahkan bisa dilakukan di ponsel dengan menyentuh lama gambar tersebut. Tindakan ini akan menelusuri gambar dan memeriksa apakah gambar tersebut pernah muncul di internet dan dalam konteks apa, sehingga bisa tahu jika makna gambar telah diubah dari aslinya.

3. Lihat sumber lain
Jangan terpaku pada satu sumber saja. Lihat bagaimana (dan apakah) situs berita lainnya juga mewartakan peristiwa yang sama sehingga Anda bisa tahu gambaran besarnya. Beralihlah ke mode berita atau telusuri suatu topik di news.google.com. Pastikan untuk mengklik “Liputan Lengkap” jika opsi ini tersedia.

Mencari berita bahwa Bumi pernah dikunjungi alien? Pada contoh di atas, Anda bisa mengklik untuk mengetahui Liputan Lengkap suatu topik, dan melihat situs berita lain yang juga meliputnya.

4. Tanyakandi Cekfakta.com
Pengecek fakta mungkin sudah pernah membahas cerita yang di dapat dari orang lain atau grup chat, sehingga bisa tahu kebenarannya.
Pengguna bisa mengunjungi atau cekfakta.com yang merupakan kolaborasi 24 redaksi berita Indonesia yang dibentuk pada 2018.

BACA JUGA: Angga Sasongko Mendobrak Batasan Kamera Smartphone lewat Film Pendek Konfabulasi

5. Gunakan Google Maps, Earth, atau Street View untuk memverifikasi lokasi
Cerita bohong tentang peristiwa yang terjadi di tempat yang jauh dapat cepat menyebar karena kurangnya pemahaman tentang lokasi. Jika Anda ingin tahu apakah sebuah foto benar-benar diambil dari lokasi yang diklaim, coba periksa di Google Earth atau lihat Street View lokasinya di Google Maps.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara TikTok Meredam...
Begini Cara TikTok Meredam Hoax dan Misinformasi di Platform Mereka
Google Gelontorkan Dana...
Google Gelontorkan Dana Rp42,4 Miliar untuk Tangkal Misinformasi Vaksin Covid-19
Gen Z Diimbau Jangan...
Gen Z Diimbau Jangan Mudah Terpapar Misinformasi di Era Digital
Dari 150 Kg ke 91 Kg!...
Dari 150 Kg ke 91 Kg! Kisah Inspiratif Saykoji di Podcast Dr. Tirta
Tinggalkan Martabak...
Tinggalkan Martabak & Mi Instan, Saykoji Ubah Gaya Hidup Sehat
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved