Rocket Long March China Ternyata Pernah Menimpa Rumah di Pantai Gading
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkab Space-Track yang merilis data pelaporan yang dikumpulkan oleh Komando Luar Angkasa A.S., memperkirakan puing-puing tersebut akan masuk kembali ke Cekungan Mediterania.
BACA JUGA: Rekomendasi Ponsel Xiamoi untuk Lebaran Harga Rp2 Jutaan
Ahli astrofisika yang berbasis di Harvard, Jonathan McDowell mengatakan di Twitter, bahwa Amerika Serikat diyakini aman dari dampak potensial, tetapi prediksi baru-baru ini masih melacaknya dari Kosta Rika hingga Australia dan Selandia Baru.
Bepergian dengan kecepatan sekitar 4,8 mil per detik, perbedaan hanya satu menit dalam waktu masuk kembali berarti perbedaan ratusan mil di darat. "Ini sulit untuk diprediksi dan bukan pengukuran yang tepat," tulis Space-Track di Twitter.
McDowell sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa ada kemungkinan potongan-potongan roket itu bisa jatuh di darat, mungkin di daerah berpenduduk, seperti pada Mei 2020, ketika potongan-potongan dari Long March 5B pertama jatuh di Pantai Gading, merusak beberapa bangunan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Puing-puing dari peluncuran roket China juga pernah jatuh di wilayah mereka. Pada akhir April 2021, pihak berwenang di kota Shiyan, Provinsi Hubei, mengeluarkan pemberitahuan kepada orang-orang di sekitar kabupaten tersebut untuk mempersiapkan evakuasi karena bagian-bagian diperkirakan akan mendarat di daerah tersebut.
BACA JUGA: Rekomendasi Ponsel Xiamoi untuk Lebaran Harga Rp2 Jutaan
Ahli astrofisika yang berbasis di Harvard, Jonathan McDowell mengatakan di Twitter, bahwa Amerika Serikat diyakini aman dari dampak potensial, tetapi prediksi baru-baru ini masih melacaknya dari Kosta Rika hingga Australia dan Selandia Baru.
Bepergian dengan kecepatan sekitar 4,8 mil per detik, perbedaan hanya satu menit dalam waktu masuk kembali berarti perbedaan ratusan mil di darat. "Ini sulit untuk diprediksi dan bukan pengukuran yang tepat," tulis Space-Track di Twitter.
McDowell sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa ada kemungkinan potongan-potongan roket itu bisa jatuh di darat, mungkin di daerah berpenduduk, seperti pada Mei 2020, ketika potongan-potongan dari Long March 5B pertama jatuh di Pantai Gading, merusak beberapa bangunan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Puing-puing dari peluncuran roket China juga pernah jatuh di wilayah mereka. Pada akhir April 2021, pihak berwenang di kota Shiyan, Provinsi Hubei, mengeluarkan pemberitahuan kepada orang-orang di sekitar kabupaten tersebut untuk mempersiapkan evakuasi karena bagian-bagian diperkirakan akan mendarat di daerah tersebut.
Lihat Juga :