Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU

Jum'at, 22 Mei 2020 - 07:27 WIB
loading...
Peretas Diduga Bobol...
Tampak tangkapan layar folder kebocoran data pemilih yang dibagikan akun @underthebreach. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Akun Twitter @underthebreach kembali membuat heboh warganet Tanah Air. Setelah mengumumkan kebocoran data pengguna Tokopedia pada awal Mei lalu, kini akun tersebut mengumumkan dugaan kebocoran data pemilih di Indonesia . (Baca juga: Akui Ada Upaya Pembobolan, Tokopedia Klaim Data Pengguna Terlindungi )

Dalam cuitannya, Kamis (21/5/2020) malam, akun tersebut menuliskan bahwa 2,3 juta data pemilih di Indonesia bocor. Data disebut dicomot melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU) .

“Aktor (peretas) membocorkan informasi (data) 2,3 juta warga Indonesia. Data tersebut termasuk alamat, nomor identitas, tanggal lahir, dan masih banyak lagi,” tulis @underthebreach. (Baca juga: Bhinneka.com Lakukan Investigasi Terkait Bobolnya 1,2 juta Data Pengguna )

Akun itu menuturkan, data-data yang bocor didapatkan pada 2013. Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, terlihat logo KPU dan sederet nama dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Yogyakarta, tahun 2014.

“Data ini dalam format Pdf. Saya mendapatkan data ini dari KPU,” klaim peretas tersebut, dari salah satu tangkapan layar.

Under The Breach juga menuliskan, peretas itu mengklaim telah memiliki 200 juta data pemilih di Indonesia. Semua data itu akan kembali dibagikannya jika peretas memperbarui data tersebut.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Orang Indonesia Suka...
Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved