Kominfo: 44 Konten Ujaran Kebencian Paul Zhang Sudah Diblokir

Jum'at, 23 April 2021 - 00:02 WIB
loading...
Kominfo: 44 Konten Ujaran...
Hingga hari ini, Kamis 22 April 2021 pukul 13.00, Kominfo telah memblokir sebanyak 44 konten Paul Zhang. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Konten berisi ujaran kebencian terus dipantau dan ditindak oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), termasuk yang dilakukan oleh Paul Zhang.

Hingga hari ini, Kamis 22 April 2021 pukul 13.00, Kominfo telah memblokir sebanyak 44 konten Paul Zhang. Konten-konten tersebut diblokir karena memenuhi unsur melanggar Undang-Undang yang ada.

BACA: Dalam RKUHP Ujaran Kebencian di Medsos Dipidana 18 Bulan

"Kominfo bertindak tegas dalam penanganan konten ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, termasuk yang dilakukan oleh Paul Zhang," kata juru bicara Kominfo Dedy Permadi dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Kamis (22/4/2021).

Secara rinci ada 26 konten ujaran kebencian dari Paul Zhang yang telah di blokir di YouTube, jadi yang paling banyak di antara platform lain.

Kemudian diikuti Facebook sebanyak 13 konten, Instagram 3 konten, dan Twitter 2 konten.

Selain 44 konten tersebut, Kominfo juga sedang memproses 23 konten yang diduga melanggar aturan.

"Tim patroli siber Kominfo juga terus memburu konten-konten yang memiliki muatan serupa di semua platform media sosial dan akan segera menindak tegas dengan pemblokiran jika terbukti melanggar," ungkapnya.

BACA JUGA: Mengapa Kosmonot Rusia Harus Membawa Senjata ke Luar Angkasa

Dedy juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten-konten Paul Zhang maupun pihak lain yang berisi ujaran kebencian , perudungan siber, hoaks, dan sebagainya.

"Hal ini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghadirkan perdamaian di ruang digital," pungkasnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
YouTube Kehilangan Sumber...
YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved