Astronom Temukan Planet Teraman untuk Dihuni Makhluk Hidup di Bima Sakti

Rabu, 31 Maret 2021 - 17:37 WIB
loading...
A A A
Hingga sekitar 6 miliar tahun lalu, sebagian besar galaksi secara teratur disterilkan oleh ledakan besar. Saat galaksi menua, ledakan seperti itu menjadi kurang umum.

Saat ini, wilayah tengah, yang membentuk cincin dari 6.500 tahun cahaya dari pusat galaksi hingga sekitar 26.000 tahun cahaya dari pusat, adalah area teraman bagi kehidupan. Lebih dekat ke pusat, supernova dan peristiwa lain masih umum, dan di pinggiran, terdapat lebih sedikit planet terestrial dan lebih banyak semburan sinar gamma.

Beruntung bagi kita, lingkungan galaksi Bumi semakin ramah-hidup. Di masa depan galaksi jangka panjang, akan ada lebih sedikit peristiwa ekstrem di dekatnya yang dapat menyebabkan kepunahan massal lainnya. Baca juga: Utak-atik Kasus Hambalang, Benny: Saya Tahu Persis Max, Jhoni dan Marzuki Alie

Kesimpulan makalah baru tampak masuk akal pada pandangan pertama. "Saya senang mencatat bahwa mereka tampaknya menempatkan (penelitian) dalam kerangka yang ketat dan memiliki harapan yang realistis tentang apa yang akan dilakukan ledakan sinar gamma, dan memperhitungkan faktor-faktor yang terkadang dilupakan orang. Seperti bagaimana energi dan materi yang dilepaskan oleh semburan sinar gamma tidak sama di semua arah," kata Steven Desch, seorang astrofisikawan di Arizona State University, mengatakan kepada Live Science. "Saya belum memeriksa nomor mereka secara mendetail, tapi pada pandangan pertama itu masuk akal."
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Bima Sakti kini Berada...
Bima Sakti kini Berada di dalam Sebuah Kekosongan Kosmik Raksasa
Jawaban Mengapa Planet...
Jawaban Mengapa Planet Saudara Bumi Kehilangan Semua Airnya Terkuak!
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
lmuwan China Temukan...
lmuwan China Temukan Planet Bumi Super
Sesuatu yang Tersembunyi...
Sesuatu yang Tersembunyi di Pluto Akhirnya Terpecahkan
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved