Teknologi Video Game Rambah Industri Media dan Hiburan

Rabu, 31 Maret 2021 - 12:04 WIB
loading...
A A A
Saat ini Epic Games sudah berekspansi ke Asia Tenggara. Di garis depan berikutnya, perusahaan menargetkan untuk menggunakan teknologi Unreal Engine untuk membuka dan mendorong kreativitas di industri selain industri game, dengan memberikan dukungan lebih besar bagi pengembang dan creator dengan perjanjian lisensi bebas dan adil.

"Epic Games juga berkomitmen untuk mendukung para pencipta melalui edukasi online dan dukungan finansial," ujar Sameer Pitalwalla, Business Director Epic Games di ASEAN dan India.

Epic Games telah memperkenalkan kesempatan berupa paket pembelajaran online yang bisa dimanfaatkan oleh mereka yang ingin belajar teknologi 3D real time. Ini supaya mereka bisa lebih memperdalam keterampilannya saat terjadi kelesuan ekonomi akibat krisis.

Ini termasuk webinar dan workshop mengenai cara menggunakan dan menjelajahi Unreal Engine, serta beragam kursus komprehensif lain. Selain itu, inisiatif Epic Mega Grants dari perusahaan ini sudah menyalurkan USD100 juta untuk mendukung pengembang game, pekerja kreatif profesional, creator, siswa dan pendidik yang telah memanfaatkan Unreal Engine dengan cara-cara yang kreatif. Baca juga: Australia Mulai Produksi Rudal Kendali untuk Perkuat Pertahanan
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Legal Tech, Teknologi...
Legal Tech, Teknologi Kantor Hukum Jadi Tren di Indonesia
Microsoft 365 Windows...
Microsoft 365 Windows 10 Tidak Akan Mendapatkan Fitur Baru setelah Agustus 2026
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Envicount Luncurkan...
Envicount Luncurkan Software untuk Akuntansi Karbon dan Pelaporan ESG
Dukung Akademisi, Educativa...
Dukung Akademisi, Educativa Indonesia Hadirkan Solusi Riset hingga Publikasi Ilmiah
ECS Ditunjuk sebagai...
ECS Ditunjuk sebagai Distributor Tunggal VMware by Broadcom di Indonesia
Tiga Alasan Microsoft...
Tiga Alasan Microsoft Investasi Rp27 Triliun di Indonesia
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved