Teknologi Video Game Rambah Industri Media dan Hiburan

Rabu, 31 Maret 2021 - 12:04 WIB
loading...
Teknologi Video Game...
The Unreal Engine, Teman kreatif yang Kuat Unreal Engine dari Epic Games adalah jajaran lengkap alat pengembangan berkualitas tinggi bagi mereka yang ingin memanfaatkan solusi teknologi real time. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Visualisasi kreatif sudah berevolusi secara besar-besaran selama bertahun-tahun, dari animasi 3D dan imaging software yang menciptakan karakter Disney dan Pixar, hingga tools baru yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) dan Visual Reality (VR) demi menciptakan dunia baru yang imersif. Baca juga: Epic Games Akuisisi Pengembang Game Fall Guys

Peningkatan utama ada pada pengembangan teknologi rendering real time yang memungkinan animasi dan grafis dihasilkan tanpa harus menunggu lama, serta melalui rangkaian proses terkotak-kotak. Walaupun menjadi game-changer bagi banyak spesialis visualisasi, teknologi real time sudah lama menjadi fitur online gaming dan komunitas e-sport yang selalu berada di garis depan tren teknologi visual tersebut.

Teknologi visualisasi kreatif pernah terlempar ke ranah pekerjaan grafis komputer atau komunitas game. Namun, peningkatan pesat teknologi dan fitur-fiturnya yang semakin intuitif dan mudah digunakan membuka banyak sekali peluang untuk mendorong inovasi di berbagai sektor.

"Kita dengan cepat bergerak mendekati garis depan berikutnya dalam inovasi enterprise, yaitu titik pertemuan antara kreativitas dan teknologi. Inilah titik di mana teknologi seperti visualisasi real-time bisa menciptakan revolusi dalam cara kerja dan penciptaan nilai di berbagai industri," kata Arvind Neelakantan, Head of Tech India/ASEAN Epic Games dalam konferensi pers online, baru-baru inin.

Lebih lanjut dikatakan, teknologi visualisasi seperti AR dan VR, serta real time rendering yang sudah diadopsi secara luas di sektor video game bisa menjadi kelengkapan bagi content creator, produser serta penyelenggara acara dan komunikator menghidupkan visi mereka dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sehingga menghadirkan konten canggih, pengalaman interaktif dan dunia virtual yang imersif.

Masa Depan Dunia
Game changer terbaik di dunia teknologi selalu bisa diperluas dan ditingkatkan. Seperti adaptabilitas Artificial Intelligence (AI), yang penggunaannya mulai dari memprediksi perubahan di rantai pasokan global hingga penggunaan chatbot di situs e-commerce, visualisasi kreatif dan teknologi real time juga bisa diperluas di beberapa sektor lain.

Peluangnya sangat luas dan pengembang hanya dibatasi oleh imajinasi mereka. Sebagai contoh, seperti apa masa depan film dan hiburan dengan visualisasi kreatif? Ini bisa menandai era baru storytelling yang memungkinkan para pekerja profesional untuk membayangkan kembali komunikasi dengan efisiensi produksi secara komprehensif yang diraih melalui aset, efek visual dalam kamera, komposisi dan rendering secara real time dan alat-alat produksi virtual yang optimal.

"Baik untuk pencarian virtual, mendesain rangkaian aksi atau mengendalikan lampu dan kamera, teknologi visualisasi memungkinkan alur kerja yang lebih cepat dan lebih kolaboratif di semua jalur produksi sehingga para pekerja profesional bisa mengambil keputusan kreatif dengan cepat di samping menghemat waktu dan anggaran," paparya.

The Unreal Engine, Teman kreatif yang Kuat
Unreal Engine dari Epic Games adalah jajaran lengkap alat pengembangan berkualitas tinggi bagi mereka yang ingin memanfaatkan solusi teknologi real time, baik di telepon genggam, PC, konsol, platform AR dan VR. Mulai dari visualisasi desain hingga pengalaman sinematik yang imersif, creator kini bisa memanfaatkan teknologi Unreal untuk visualisasi photorealistic, desain produk interaktif, film, produksi virtual, siaran TV realitas campuran dan kebutuhan hiburan animasi.

Terlepas dari industrinya, Unreal Engine sudah terbukti sebagai sekutu kreatif strategis bagi creator dan inovator di era digital. Khusus di industri yang sifatnya teknis, kaku dan membutuhkan banyak waktu seperti media dan hiburan, Unreal sudah menjadi revolusioner dalam mentransformasi alur kerja, memungkinkan pengguna untuk mewujudkan imajinasi dan visi mereka jadi lebih hidup dan lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Bagi banyak aplikasi ini, detail adalah kuncinya dan Unreal menyediakan tingkat presisi yang tak tertandingi.

Didirikan tahun 1991 di Cary, North Carolina, AS, Epic Games adalah perusahaan pembuat beberapa games yang paling digemari di dunia seperti Fortnite, Overcooked, Unreal, Gears of War, Shadow Complex, dan Infinity Blade series. Perusahaan ini didirikan Tim Sweeney sebagai CEO, dengan tujuan membawa pengalaman gaming interaktif dengan ketelitian tinggi ke perangkat PC, konsol, handphone, AR, VR dan Web.

Saat ini Epic Games sudah berekspansi ke Asia Tenggara. Di garis depan berikutnya, perusahaan menargetkan untuk menggunakan teknologi Unreal Engine untuk membuka dan mendorong kreativitas di industri selain industri game, dengan memberikan dukungan lebih besar bagi pengembang dan creator dengan perjanjian lisensi bebas dan adil.

"Epic Games juga berkomitmen untuk mendukung para pencipta melalui edukasi online dan dukungan finansial," ujar Sameer Pitalwalla, Business Director Epic Games di ASEAN dan India.

Epic Games telah memperkenalkan kesempatan berupa paket pembelajaran online yang bisa dimanfaatkan oleh mereka yang ingin belajar teknologi 3D real time. Ini supaya mereka bisa lebih memperdalam keterampilannya saat terjadi kelesuan ekonomi akibat krisis.

Ini termasuk webinar dan workshop mengenai cara menggunakan dan menjelajahi Unreal Engine, serta beragam kursus komprehensif lain. Selain itu, inisiatif Epic Mega Grants dari perusahaan ini sudah menyalurkan USD100 juta untuk mendukung pengembang game, pekerja kreatif profesional, creator, siswa dan pendidik yang telah memanfaatkan Unreal Engine dengan cara-cara yang kreatif. Baca juga: Australia Mulai Produksi Rudal Kendali untuk Perkuat Pertahanan
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Legal Tech, Teknologi...
Legal Tech, Teknologi Kantor Hukum Jadi Tren di Indonesia
Microsoft 365 Windows...
Microsoft 365 Windows 10 Tidak Akan Mendapatkan Fitur Baru setelah Agustus 2026
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Envicount Luncurkan...
Envicount Luncurkan Software untuk Akuntansi Karbon dan Pelaporan ESG
Dukung Akademisi, Educativa...
Dukung Akademisi, Educativa Indonesia Hadirkan Solusi Riset hingga Publikasi Ilmiah
ECS Ditunjuk sebagai...
ECS Ditunjuk sebagai Distributor Tunggal VMware by Broadcom di Indonesia
Tiga Alasan Microsoft...
Tiga Alasan Microsoft Investasi Rp27 Triliun di Indonesia
Rekomendasi
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved