Tabrak Bumi, Sisa Protoplanet Bersembunyi di Mantel Bumi, Berbahayakah?
Selasa, 30 Maret 2021 - 00:30 WIB
loading...
Para ilmuwan, mengatakan, sisa-sisa protoplanet masih bisa dapat ditemukan. Batuan itu dipercaya bersarang jauh di dalam Bumi. Foto/Sci-News
A
A
A
JAKARTA - Sebuah protoplanet menghantam Bumi sekitar 4,5 miliar tahun lalu, dan hantaman itu melempar bongkahan batu yang kemudian menjadi Bulan . Baca juga: Ternyata Emas Terbentuk Sebelum Planet Bumi Hadir di Tata Surya
Sekarang, para ilmuwan, mengatakan, sisa-sisa protoplanet itu masih dapat ditemukan. Batuan itu dipercaya bersarang jauh di dalam Bumi, tulis Majalah Science.
Jika sisa-sisa protoplanet, yang dikenal sebagai Theia, memang bertahan setelah tumbukan, itu mungkin menjelaskan mengapa dua gumpalan batu panas seukuran benua terletak di mantel Bumi. Rinciannya, satu di bawah Afrika dan yang lainnya di bawah Samudera Pasifik.
Gumpalan besar ini akan berdiri sekitar 100 kali lebih tinggi dari Gunung Everest, seandainya mereka diangkat ke permukaan bumi, menurut laporan Live Science sebelumnya.
Dampak Theia membentuk Bulan dan mengubah permukaan Bumi menjadi lautan magma yang bergolak. Beberapa ilmuwan berteori gumpalan terbentuk saat samudera mendingin dan mengkristal.
Sekarang, para ilmuwan, mengatakan, sisa-sisa protoplanet itu masih dapat ditemukan. Batuan itu dipercaya bersarang jauh di dalam Bumi, tulis Majalah Science.
Jika sisa-sisa protoplanet, yang dikenal sebagai Theia, memang bertahan setelah tumbukan, itu mungkin menjelaskan mengapa dua gumpalan batu panas seukuran benua terletak di mantel Bumi. Rinciannya, satu di bawah Afrika dan yang lainnya di bawah Samudera Pasifik.
Gumpalan besar ini akan berdiri sekitar 100 kali lebih tinggi dari Gunung Everest, seandainya mereka diangkat ke permukaan bumi, menurut laporan Live Science sebelumnya.
Dampak Theia membentuk Bulan dan mengubah permukaan Bumi menjadi lautan magma yang bergolak. Beberapa ilmuwan berteori gumpalan terbentuk saat samudera mendingin dan mengkristal.
Lihat Juga :