Menggunakan Data Pengorbit, Ilmuwan Membuat Peta Planet Mars

Jum'at, 26 Maret 2021 - 13:27 WIB
loading...
A A A
Ini menunjukkan jumlah sinar matahari yang dipantulkan dari permukaan, daerah yang sering berawan dan daerah maksimum yang ditutupi oleh karbon dioksida beku dan air es musiman di kutub Mars.

Atlas tersebut juga mencakup kalender satu halaman untuk Mars tahun 36, yang mencakup periode dari Februari 2021 hingga Desember 2022, yang menjelaskan tonggak penting dalam perubahan musim di Mars. “Kami percaya bahwa peta multi-layer geografis adalah masa depan kartografi planet,” kata Dr. Hargitai.

Selain relief bertema tunggal, lanjutnya, elevasi, perbukitan, tata nama dan peta geologi, tema fitur jaringan lembah, fitur glasial, bukit pasir dan lain-lain akan ditambahkan ke peta. (Baca juga: Junni, Vaksin COVID-19 Dalam Bentuk Pil Mulai Uji Klinis)

“Ini membutuhkan pemeliharaan database fitur siap GIS di repositori online publik, dan pembuatan kumpulan data baru, baik dari citra, atau dari karya non-GIS yang diterbitkan dalam literatur.”

Atlas baru Mars akan dipresentasikan minggu ini di Konferensi Ilmu Planet dan Bulan ke-52.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Bohongi AS, Ilmuwan...
Bohongi AS, Ilmuwan Harvard Justru Bantu China Membangun 'Tentara Super'
10 Ilmuwan Nuklir AS...
10 Ilmuwan Nuklir AS Tewas Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan
Habermas dan Kenangan...
Habermas dan Kenangan Ruang Diskusi Mahasiswa
Rekomendasi
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved