Menggunakan Data Pengorbit, Ilmuwan Membuat Peta Planet Mars

Jum'at, 26 Maret 2021 - 13:27 WIB
loading...
Menggunakan Data Pengorbit,...
Menggunakan data Mars Express ESA dan pengorbit Mars Global Surveyor NASA, sejumlah ilmuwan membuat peta Mars yang sangat detail. Foto: NASA/JPL/GSFC/ESA/DLR/FU/H. Hargitai
A A A
JAKARTA - Menggunakan data Mars Express ESA dan pengorbit Mars Global Surveyor NASA, sejumlah ilmuwan membuat peta Mars yang sangat detail. Atlas Mars yang terdiri dari 84 halaman ini semetara baru tersedia dalam bahasan Inggris, Hongaria, dan Ceko.

Peta Mars pertama ini merupakan bagian dari proyek penjangkauan publik yang didukung oleh Europlanet Central European Hub. “Peta ini diedit secara manual, menggunakan data akurat dari misi dan model,” kata editor peta Dr. Henrik Hargitai, seorang peneliti di Departemen Media dan Komunikasi di Universitas Eotvos Lorand seperti dikutip SCI-News.

“Peta tematik yang mengungkapkan pola geografi fisik telah digunakan selama beberapa dekade untuk atlas terestrial, tetapi ini adalah pertama kalinya peta tersebut tersedia untuk memetakan planet Mars,” katanya. (Baca: Robot Penjelajah Mars NASA Mulai Aktifkan Sensor Angin)

Bagian utama atlas terdiri dari serangkaian hamparan ganda yang menunjukkan masing-masing dari 30 segi empat kartografi di mana permukaan Mars telah dibagi oleh Survei Geologi AS.

Bentang alam yang diciptakan oleh lahar, angin, air, dan es ditampilkan secara terpisah pada peta dasar topografi, yang menyoroti fitur-fitur seperti ladang bukit pasir, puncak gunung, kaldera vulkanik, gua, danau dan delta kuno yang kering, dan garis patahan.

Untuk pertama kalinya dalam atlas Mars yang diterbitkan, peta iklim disertakan, yang menunjukkan 13 zona iklim dengan batas-batas yang ditentukan dengan menggabungkan suhu musiman dan data es. (Baca juga: Rusia Melanjutkan Proyek Luar Angkasa Era Perang Dingin)

Serangkaian diagram iklim menunjukkan variasi suhu sepanjang tahun Mars untuk setiap zona. Selain itu, peta cuaca menunjukkan suhu di permukaan tanah di belahan bumi barat Mars pada dua titik balik matahari tahunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Bohongi AS, Ilmuwan...
Bohongi AS, Ilmuwan Harvard Justru Bantu China Membangun 'Tentara Super'
10 Ilmuwan Nuklir AS...
10 Ilmuwan Nuklir AS Tewas Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan
Habermas dan Kenangan...
Habermas dan Kenangan Ruang Diskusi Mahasiswa
Rekomendasi
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Berita Terkini
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved