Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di China

Selasa, 23 Maret 2021 - 09:07 WIB
loading...
A A A
Lebih dari 50.000 artefak kuno telah ditemukan di Sanxingdui sejak 1920-an, ketika seorang petani lokal secara tidak sengaja menemukan sejumlah relik di situs tersebut. Sebuah terobosan besar terjadi pada tahun 1986, dengan ditemukannya dua lubang yang berisi lebih dari 1.000 item, termasuk topeng perunggu yang rumit dan terawat baik. (Baca juga: Penyintas Covid-19 di Inggris Kini Menderita Gangguan Pendengaran)

Setelah jeda panjang dalam penggalian, lubang ketiga kemudian ditemukan pada akhir 2019, yang mengarah ke penemuan lima tahun lalu. Para ahli percaya bahwa lubang tersebut digunakan untuk tujuan upacara pengorbanan. Ini menjelaskan mengapa banyak barang yang terkandung dibakar secara ritual.

Sanxingdui diyakini berada di jantung negara bagian Shu, yang relatif sedikit diketahui oleh sejarawan karena sedikitnya catatan. Penemuan yang dibuat di situs tersebut berasal dari abad ke-12 dan ke-11 SM, dan banyak dari barang-barang tersebut sekarang dipajang di museum setempat.

Situs ini telah merevolusi pemahaman para ahli tentang bagaimana peradaban berkembang di China kuno. Secara khusus, bukti budaya Shu yang unik menunjukkan bahwa kerajaan berkembang secara independen dari masyarakat tetangga di Lembah Sungai Kuning, yang secara tradisional dianggap sebagai tempat lahir peradaban China. (Baca juga: Di Bawah Permukaan Planet Mars Diperkirakan Terdapat Kehidupan)

Wakil direktur Administrasi Warisan Budaya Nasional, Song Xinchao, mengatakan kepada kantor pers yang dikelola pemerintah Xinhua bahwa temuan terbaru memperkaya dan memperdalam pemahaman kita tentang budaya Sanxingdui. "Penemuan serat sutra dan sisa-sisa tekstil juga dapat memperluas pemahaman kita tentang Shu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rekomendasi
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved