Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di China
Selasa, 23 Maret 2021 - 09:07 WIB
loading...
Salah satu temuan yang paling berharga adalah topeng emas yang diperkirakan untuk ritual keagamaan yang berusia sekitar 3.000 tahun. Foto/CNN
A
A
A
BEIJING - Para arkeolog China menemukan ribuan artefak di situs arkeologi di provinsi Sichuan, China. Salah satu temuan yang paling berharga adalah topeng emas untuk ritual keagamaan yang berusia sekitar 3.000 tahun.
Menurut Administrasi Warisan Budaya Nasional China, dengan berat sekitar 280 gram dan diperkirakan terbuat dari 84% emas, topeng upacara adalah satu dari lebih dari 500 benda yang digali dari enam lubang yang baru ditemukan. (Baca: Naskah Kuno Berusia Ribuan Tahun Ungkap Cara Orang Mesir Melakukan Mumifikasi)
Mengutip CNN, penemuan itu dilakukan di area seluas 4,6 mil persegi di luar ibu kota provinsi, Chengdu. Beberapa ahli mengatakan benda-benda itu mungkin lebih berharga di negara bagian Shu kuno, sebuah kerajaan yang memerintah di cekungan Sichuan barat sampai ditaklukkan pada 316 SM.
![Topeng Emas Berusia 3.000 Tahun Ditemukan di China]()
Selain topeng emas, para arkeolog menemukan perunggu, lapisan emas, dan artefak yang terbuat dari gading, batu giok, dan tulang. Enam lubang, yang terbesar memiliki tapak seluas 19 meter persegi, juga ditemukan kotak kayu yang belum dibuka dan bejana perunggu dengan pola berbentuk burung hantu.
Menurut Administrasi Warisan Budaya Nasional China, dengan berat sekitar 280 gram dan diperkirakan terbuat dari 84% emas, topeng upacara adalah satu dari lebih dari 500 benda yang digali dari enam lubang yang baru ditemukan. (Baca: Naskah Kuno Berusia Ribuan Tahun Ungkap Cara Orang Mesir Melakukan Mumifikasi)
Mengutip CNN, penemuan itu dilakukan di area seluas 4,6 mil persegi di luar ibu kota provinsi, Chengdu. Beberapa ahli mengatakan benda-benda itu mungkin lebih berharga di negara bagian Shu kuno, sebuah kerajaan yang memerintah di cekungan Sichuan barat sampai ditaklukkan pada 316 SM.

Selain topeng emas, para arkeolog menemukan perunggu, lapisan emas, dan artefak yang terbuat dari gading, batu giok, dan tulang. Enam lubang, yang terbesar memiliki tapak seluas 19 meter persegi, juga ditemukan kotak kayu yang belum dibuka dan bejana perunggu dengan pola berbentuk burung hantu.
Lihat Juga :