Ini Prediksi Tren Teknologi Enterprise Utama di Tahun 2021
Sabtu, 20 Maret 2021 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Computer vision memiliki kemampuan melakukan pengenalan (recognition) yang mampu menyaingi kemampuan manusia. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui status inventori dengan lebih baik dan mempercepat proses check out di tempat transaksi. Machine vision adalah bagian dari computer vision. Teknologi ini menggunakan teknik visual untuk berfokus pada inspection analysis dan pendeteksian anomali.
Dengan berbagai kemampuan untuk menangkap, memroses, menginterpretasikan, dan mengarahkan tindakan, computer and machine vision dapat membantu memecahkan masalah-masalah mendesak yang sebelumnya dibebankan kepada para pekerja.
Automasi Pintar (Intelligent Automation)
Automasi pintar atau Intelligent automation difasilitasi oleh asisten virtual seperti Alexa dan Siri. Penggunaan teknologi machine learning semacam ini oleh perusahaan akan memperbaiki workflow, delivery, dan consumer experience. Selain itu, AI dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merekomendasikan tindakan korektif.
Selanjutnya, AI serta robotik akan mendorong agar automasi pintar dapat menjadi bagian dari tren Internet of Things (IoT) dan Industry 4.0. Hasilnya, penggunaan AI di sektor manufaktur dan logistik diperkirakan akan meningkat pada tahun 2021.
Automasi Retail dan Gudang (Retail and Warehouse Automation)
Pergeseran ke belanja online mengalami lonjakan yang sangat masif pada tahun 2020, sehingga mendongkrak pertumbuhan e-commerce. Tahun 2020 menjadi titik balik bagi sektor e-commerce, yang diproyeksikan menyumbang 28% terhadap penjualan jaringan bisnis retail di seluruh dunia.
Pada gilirannya, tren ini telah membuat konsumen berpindah ke perdagangan online tiga tahun lebih cepat dan memaksa retailer untuk segera beradaptasi dengan membuat workflow di toko, fulfillment center, dan logistik menjadi lebih mulus sehingga produktivitas menjadi jauh lebih tinggi di tengah adanya tantangan untuk meraih profit dari e-commerce fulfillment.
Dengan berbagai kemampuan untuk menangkap, memroses, menginterpretasikan, dan mengarahkan tindakan, computer and machine vision dapat membantu memecahkan masalah-masalah mendesak yang sebelumnya dibebankan kepada para pekerja.
Automasi Pintar (Intelligent Automation)
Automasi pintar atau Intelligent automation difasilitasi oleh asisten virtual seperti Alexa dan Siri. Penggunaan teknologi machine learning semacam ini oleh perusahaan akan memperbaiki workflow, delivery, dan consumer experience. Selain itu, AI dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merekomendasikan tindakan korektif.
Selanjutnya, AI serta robotik akan mendorong agar automasi pintar dapat menjadi bagian dari tren Internet of Things (IoT) dan Industry 4.0. Hasilnya, penggunaan AI di sektor manufaktur dan logistik diperkirakan akan meningkat pada tahun 2021.
Automasi Retail dan Gudang (Retail and Warehouse Automation)
Pergeseran ke belanja online mengalami lonjakan yang sangat masif pada tahun 2020, sehingga mendongkrak pertumbuhan e-commerce. Tahun 2020 menjadi titik balik bagi sektor e-commerce, yang diproyeksikan menyumbang 28% terhadap penjualan jaringan bisnis retail di seluruh dunia.
Pada gilirannya, tren ini telah membuat konsumen berpindah ke perdagangan online tiga tahun lebih cepat dan memaksa retailer untuk segera beradaptasi dengan membuat workflow di toko, fulfillment center, dan logistik menjadi lebih mulus sehingga produktivitas menjadi jauh lebih tinggi di tengah adanya tantangan untuk meraih profit dari e-commerce fulfillment.
Lihat Juga :