Punya Kandungan Mineral Berharga, Inilah Dua Teori Terbentuknya Emas

Jum'at, 19 Maret 2021 - 19:02 WIB
loading...
Punya Kandungan Mineral...
ilustrasi pengelolaan biji emas. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Heboh pertemuan gunung emas di Kongo membuat banyak gimana emas bisa terbentu di bumi. Para ilmuwan geologi berpendapat Emas terbentuk dari proses magmatisme atau pengkonsentrasian di permukaan.

Beberapa endapan terbentuk karena proses metasomatisme kontak dan larutan hidrotermal, sedangkan pengkonsentrasian secara mekanis menghasilkan endapan letakan (placer). Genesa emas dikatagorikan menjadi dua yaitu:

* endapan primer
* endapan plaser.

Namun selain teori di atas, Puluhan tahun ilmuwan melakukan riset tentang asal usul emas. Kemudian asal muasal emas diungkap dalam konferensi pers di Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) yang digelar pada 2013 lalu.

Dalam konferensi tersebut dikatakan bahwa emas berasal dari peristiwa tumbukan antar dua bintang neutron yang melepaskan unsur-unsur berat. Dari peristiwa tersebut, emas dikirim ke bumi lewat meteor atau asteroid.

Hasil pengamatan yang dilakukan bahwa terjadi ledakan sinar gamma yang disebut GRB 13060GB pada jarak 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Ledakan sinar gamma tersebut berlangsung sangat cepat. Ledakan meninggalkan kilauan yang didominasi oleh cahaya inframerah.

Astronom mengatakan bahwa kilauan seperti dalam kasus ini hanya bisa dihasilkan apabila ledakan sinar gamma berasal dari tumbukan bintang neutron.

Astronom lalu mengalkulasi jumlah emas yang dapat dihasilkan oleh sekali ledakan sinar kosmos dari tumbukan bintang neutron. Peristiwa tumbukan bintang neutron terjadi sejak zaman ledakan Big Bang berkisar 13,8 miliar tahun lalu.

Sejumlah besar tercipta dalam tabrakan bintang dan dipompa keluar alam semesta. Bintang emas, platinum, uranium dan elemen berat lainnya neutron memiliki massa yang sangat berat. Astronom menyimpulkan bahwa ledakan sinar gamma dari tumbukan bintang neutron adalah sumber utama emas di semesta.

Lepas dari itu semua, Emas diperdagangkan dalam bentuk koin emas, seperti krugerrand yang diproduksi oleh south african mint company dalam berbagai satuan berat. Satuan berat krugerrand yang umum ditemui adalah 1/10 oz (ounce), 1/4 oz, 1/2 oz dan 1 oz. Harga koin krugerrand didasarkan pada pergerakan harga emas di pasar komoditas dunia yang bergerak terus sepanjang masa perdagangan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved