Ajaib, Kotak Emas Ini Akan Menghasilkan Oksigen di Mars

Kamis, 18 Maret 2021 - 12:17 WIB
loading...
Ajaib, Kotak Emas Ini...
Teknisi dengan hati-hati menurunkan instrumen Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment (MOXIE) ke dalam perut Rover Perseverance. Foto/NASA/JPL-Caltech
A A A
HOUSTON - Peneliti NASA membuat instrumen kecil yang dikenal sebagai Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment (MOXIE). Nantinya, alat yang bisa menghasilkan oksigen itu akan dipasang di dalam sasis penjelajah NASA Perseverance untuk menunjang kehidupan astronot di planet merah tersebut.

MOXIE yang seukuran kotak roti dan berwarna emas, bisa menghasilkan oksigen dari atmosfer beracun Mar. MOXIE yang nantinya tersimpan di dalam sasis Perseverance, akan melakukan demonstrasi pertama di planet lain tentang apa yang dikenal sebagai in-situ resource utilization (ISRU). (Baca: Robot Penjelajah NASA Mulai bergerak Cari Alien di Mars)

"NASA telah lama tertarik pada ISRU dan mengeluarkan instruksi untuk eksperimen penghasil oksigen ketika Perseverance pertama kali dibuat," kata Eric Daniel Hinterman, seorang mahasiswa doktoral teknik kedirgantaraan di Massachusetts Institute of Technology dan anggota tim MOXIE, mengatakan kepada Live Science .

Oksigen sangat dibutuhkan bagi astronot dan sangat penting dibandingkan propelan roket. Ketika dikombinasikan dengan hidrogen, oksigen terbakar dalam ledakan kuat yang digunakan untuk mengangkat banyak roket modern dari landasan peluncurannya. (Baca juga: Cegah Kejahatan Terulang, Residivis Akan Dipasangi Gelang GPS)

Selain propelan, pesawat ruang angkasa yang membawa manusia ke Planet Merah akan membutuhkan antara 30.000-45.000 kilogram oksigen untuk kembali ke Bumi. "Kita bisa mengirim oksigen itu dari Bumi ke Mars, tapi jika kita bisa membuatnya di Mars itu lebih sangat berarti," kata Hinterman.

interman mengatakan, setiap oksigen tambahan yang dihasilkan melalui teknologi ISRU dapat masuk ke sistem pendukung kehidupan untuk astronot saat berada di permukaan Mars.

Meskipun produksi oksigen pertama MOXIE belum dijadwalkan, hal itu diharapkan terjadi pada bulan-bulan pertama penjelajah di Planet Merah. "Instrumen tersebut menggunakan teknologi yang disebut elektrolisis oksigen padat," kata Hinterman. (Baca juga: Gletser Terus Mencair, Apa Pengaruhnya untuk Bumi?)

MOXIE tidak akan menyimpan oksigen yang dihasilkannya, tapi hanya memverifikasi bahwa elemen nantinya akan melepaskan kembali oksigen ke atmosfer. "Ini hanya prototipe kecil sekitar 200 kali lebih kecil dari mesin serupa yang akan digunakan pada misi manusia di masa depan," katanya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Sahabat Miliarder Elon...
Sahabat Miliarder Elon Musk Mengambil Alih NASA, Janjikan Ini
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved