Pakai Teknik Ini, Kelahiran Bayi Kembar di Dunia Meningkat Pesat
Sabtu, 13 Maret 2021 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menemukan peningkatan 71% dalam kelahiran kembar di Amerika Utara, serta peningkatan yang signifikan di banyak negara Eropa dan di Asia. Untuk Asia secara keseluruhan, ada peningkatan 32%, dan hanya tujuh negara yang mengalami penurunan lebih dari 10% dalam tingkat kelahiran kembar selama masa studi.
Para peneliti mencatat bahwa tingkat kembar identik hampir tidak berubah, stabil pada sekitar 4 per 1.000 kelahiran di seluruh dunia. Ini berarti sebagian besar peningkatan kelahiran kembar disebabkan oleh tingginya jumlah kembar non-identik.
Monden mengatakan, kembar non identik terutama terjadi di Afrika yang kemungkinan disebabkan oleh perbedaan genetik antara Afrika dengan populasi lain. “Kebanyakan anak kembar yang ditemui di Jepang adalah kembar identik. Sementara kebanyakan kembar yang ditemui di Afrika tidak identik - dan kami pikir itu karena genetik,” katanya. (Baca juga: Perubahan Iklim, Musim Panas Akan Panjang Jadi 6 Bulan di Tahun 2100)
Sementara faktor-faktor seperti wanita memilih untuk memulai program bayi tabung mungkin berperan dalam peningkatan kelahiran bayi kembar. "Teknik reproduksi yang dibantu secara medis yang dimulai pada tahun 1970-an ini adalah pendorong utama," kata Monden.
Perawatan kesuburan seperti itu awalnya tersedia di wilayah yang lebih kaya, tetapi menyebar ke negara berkembang di Asia dan Amerika Latin pada 1980-an dan 1990-an. Kemudian mencapai bagian yang relatif lebih kaya di Asia Selatan dan Afrika setelah tahun 2000.
Para peneliti mencatat bahwa tingkat kembar identik hampir tidak berubah, stabil pada sekitar 4 per 1.000 kelahiran di seluruh dunia. Ini berarti sebagian besar peningkatan kelahiran kembar disebabkan oleh tingginya jumlah kembar non-identik.
Monden mengatakan, kembar non identik terutama terjadi di Afrika yang kemungkinan disebabkan oleh perbedaan genetik antara Afrika dengan populasi lain. “Kebanyakan anak kembar yang ditemui di Jepang adalah kembar identik. Sementara kebanyakan kembar yang ditemui di Afrika tidak identik - dan kami pikir itu karena genetik,” katanya. (Baca juga: Perubahan Iklim, Musim Panas Akan Panjang Jadi 6 Bulan di Tahun 2100)
Sementara faktor-faktor seperti wanita memilih untuk memulai program bayi tabung mungkin berperan dalam peningkatan kelahiran bayi kembar. "Teknik reproduksi yang dibantu secara medis yang dimulai pada tahun 1970-an ini adalah pendorong utama," kata Monden.
Perawatan kesuburan seperti itu awalnya tersedia di wilayah yang lebih kaya, tetapi menyebar ke negara berkembang di Asia dan Amerika Latin pada 1980-an dan 1990-an. Kemudian mencapai bagian yang relatif lebih kaya di Asia Selatan dan Afrika setelah tahun 2000.
(ysw)
Lihat Juga :