Permukaan Laut Naik Drastis, Pesisir Jakarta Paling Terancam di Asia
Rabu, 10 Maret 2021 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Para ilmuwan telah menyadari implikasi dari perubahan iklim terkait manusia dengan kenaikan permukaan air laut , tetapi sekarang ada penelitian yang menyelidiki naik dan turunnya daratan yang juga disebabkan oleh manusia. (Baca juga: Ini yang Terjadi Pada Bumi Jika Oksigen Mati dan Matahari Mati)
"Proses yang sebenarnya kita bicarakan di sini pada dasarnya turun ke tempat orang memilih untuk tinggal. Dan kemudian fakta bahwa mereka benar-benar memperburuk penurunan permukaan tanah," katanya.
Namun, ada penyebab alami dari tanah naik dan tenggelam. Menurut penelitian tersebut, mencairnya lapisan es selama ribuan tahun menyebabkan naiknya permukaan laut.
Asia mengalami kenaikan permukaan laut tertinggi di bagian pesisir dan berhubungan dengan penurunan permukaan tanah. "Itu karena wilayah ini secara kolektif berisi 71% populasi pesisir global di bawah ketinggian 10 meter," kata penelitian tersebut. (Baca juga: Banjir Air Pasang Kembali Melanda Pekalongan)
"Di Jakarta, penurunan permukaan tanah lebih dari 10 sentimeter per tahun. Bahkan mungkin lebih cepat dari itu karena banyak orang tinggal di sana," kata Nicolls. Menyoroti masalah Jakarta, Nicolls melihat kombinasi dari begitu banyak orang dan banyaknya sungai telah membuat kota ini sangat rentan terhadap kenaikan permukaan air laut secara cepat.
"Proses yang sebenarnya kita bicarakan di sini pada dasarnya turun ke tempat orang memilih untuk tinggal. Dan kemudian fakta bahwa mereka benar-benar memperburuk penurunan permukaan tanah," katanya.
Namun, ada penyebab alami dari tanah naik dan tenggelam. Menurut penelitian tersebut, mencairnya lapisan es selama ribuan tahun menyebabkan naiknya permukaan laut.
Asia mengalami kenaikan permukaan laut tertinggi di bagian pesisir dan berhubungan dengan penurunan permukaan tanah. "Itu karena wilayah ini secara kolektif berisi 71% populasi pesisir global di bawah ketinggian 10 meter," kata penelitian tersebut. (Baca juga: Banjir Air Pasang Kembali Melanda Pekalongan)
"Di Jakarta, penurunan permukaan tanah lebih dari 10 sentimeter per tahun. Bahkan mungkin lebih cepat dari itu karena banyak orang tinggal di sana," kata Nicolls. Menyoroti masalah Jakarta, Nicolls melihat kombinasi dari begitu banyak orang dan banyaknya sungai telah membuat kota ini sangat rentan terhadap kenaikan permukaan air laut secara cepat.
(ysw)
Lihat Juga :