Arkeolog Israel Temukan Stempel Kuno Milik Bangsawan di Kuil Suci Yerusalem
Rabu, 10 Maret 2021 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Dr Hagai Misgav dari Universitas Ibrani di Yerusalem mengatakan, segel milik wanita hanya mewakili sebagian kecil dari semua segel yang telah ditemukan hingga saat ini. Stempel kuno ini mungkin menunjukkan status Elihana yang bergantung pada keluarga aslinya, dan bukan pada keluarga suaminya.
"Tampaknya Elihana mempertahankan haknya atas properti dan kebebasan finansial bahkan setelah pernikahannya. Karena itu nama ayahnya tetap dipertahankan," katanya.
Stempel kuno sering ditemukan di seluruh Israel dan terkadang berhubungan langsung dengan raja-raja kuno bangsa itu. Pada 2015, misalnya, para arkeolog menemukan meterai kerajaan Raja Hizkia di Ophel Yerusalem. Menurut Alkitab, Hizkia adalah raja Yehuda ke-13, yang diyakini memerintah antara 715 dan 686 SM. Di segel tanah liat bertuliskan, "Milik Hizkia (putra) Ahaz Raja Yehuda." (Baca juga: Ini yang terjadi Pada Bumi Jika Oksigen Habis dan Matahari Mati)
Awal tahun ini, IAA juga menyoroti penemuan segel LMLK, yang juga terkait dengan Raja Hizkia. Segel LMLK dicap dengan huruf Ibrani LMLK atau "Lamedh Mem Ladh Kaph". Dalam naskah Ibrani diterjemahkan menjadi "milik raja" atau "milik raja". Segel itu dicap pada stoples tanah liat yang berisi pajak kerajaan dan harta benda lainnya.
"Tampaknya Elihana mempertahankan haknya atas properti dan kebebasan finansial bahkan setelah pernikahannya. Karena itu nama ayahnya tetap dipertahankan," katanya.
Stempel kuno sering ditemukan di seluruh Israel dan terkadang berhubungan langsung dengan raja-raja kuno bangsa itu. Pada 2015, misalnya, para arkeolog menemukan meterai kerajaan Raja Hizkia di Ophel Yerusalem. Menurut Alkitab, Hizkia adalah raja Yehuda ke-13, yang diyakini memerintah antara 715 dan 686 SM. Di segel tanah liat bertuliskan, "Milik Hizkia (putra) Ahaz Raja Yehuda." (Baca juga: Ini yang terjadi Pada Bumi Jika Oksigen Habis dan Matahari Mati)
Awal tahun ini, IAA juga menyoroti penemuan segel LMLK, yang juga terkait dengan Raja Hizkia. Segel LMLK dicap dengan huruf Ibrani LMLK atau "Lamedh Mem Ladh Kaph". Dalam naskah Ibrani diterjemahkan menjadi "milik raja" atau "milik raja". Segel itu dicap pada stoples tanah liat yang berisi pajak kerajaan dan harta benda lainnya.
(ysw)
Lihat Juga :