Cara Menjaga Keamanan Akses Jaringan Perusahaan saat WFH
Sabtu, 18 April 2020 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Koneksi antara komputer dan jaringan korporat harus diamankan dengan VPN setiap saat. VPN adalah sebuah jaringan privat yang digunakan untuk membuat suatu jaringan lokal terenkripsi, tanpa membutuhkan koneksi fisik diantara penggunanya. VPN juga memungkinkan penggunanya untuk mengakses data pada server di kantor mereka secara remote.
Adanya pegawai yang bekerja di luar kantor menimbulkan potensi bahaya tersendiri bagi jaringan korporat. Selain itu, tindakan preventif seperti security hygiene juga menjadi sulit untuk dilakukan.
Dengan attack surface yang meluas, dan pegawai yang berada di luar jaringan korporat, hal yang paling penting untuk diingat adalah selalu waspada. Pertama, berikan edukasi kepada pegawai mengenai resiko teleworking, serta restriksi atau pembatasan yang berlaku saat mereka bekerja jarak jauh. Hendaknya mereka tidak mengunjungi halaman web atau e-mail yang mencurigakan, terutama e-mail berisi lampiran dari pengirim anonym atau tidak diketahui, guna menghindari phishing.
Karena, selain dari resiko yang dapat muncul dari peningkatan aktivitas teleworking, para cybercriminal juga mulai memanfaatkan krisis kesehatan ini untuk melancarkan kampanye atau operasi phishing secara masal. Sejak bulan Januari, mereka telah mulai mengirimkan pesan-pesan e-mail bertema coronavirus, untuk menipu penerima agar mengunduh malware. Beberapa e-mail juga menyaru sebagai institusi publik yang mengirimkan informasi mengenai virus, bahkan ada yang dirancang agar terlihat seperti purchase order untuk masker, supaya penerima e-mail tertipu untuk mengirimkan uang.
Peningkatan aktivitas teleworking yang disebabkan oleh kejadian luar biasa ini, dengan banyak alasan, akan menjadi semacam tes untuk banyak perusahaan, terutama cybersecurity. Manfaatkan apa saja yang dapat dimungkinkan oleh teknologi saat ini untuk perusahaan anda guna memastikan kerja jarak jauh yang stabil dan dapat diandalkan.
Adanya pegawai yang bekerja di luar kantor menimbulkan potensi bahaya tersendiri bagi jaringan korporat. Selain itu, tindakan preventif seperti security hygiene juga menjadi sulit untuk dilakukan.
Dengan attack surface yang meluas, dan pegawai yang berada di luar jaringan korporat, hal yang paling penting untuk diingat adalah selalu waspada. Pertama, berikan edukasi kepada pegawai mengenai resiko teleworking, serta restriksi atau pembatasan yang berlaku saat mereka bekerja jarak jauh. Hendaknya mereka tidak mengunjungi halaman web atau e-mail yang mencurigakan, terutama e-mail berisi lampiran dari pengirim anonym atau tidak diketahui, guna menghindari phishing.
Karena, selain dari resiko yang dapat muncul dari peningkatan aktivitas teleworking, para cybercriminal juga mulai memanfaatkan krisis kesehatan ini untuk melancarkan kampanye atau operasi phishing secara masal. Sejak bulan Januari, mereka telah mulai mengirimkan pesan-pesan e-mail bertema coronavirus, untuk menipu penerima agar mengunduh malware. Beberapa e-mail juga menyaru sebagai institusi publik yang mengirimkan informasi mengenai virus, bahkan ada yang dirancang agar terlihat seperti purchase order untuk masker, supaya penerima e-mail tertipu untuk mengirimkan uang.
Peningkatan aktivitas teleworking yang disebabkan oleh kejadian luar biasa ini, dengan banyak alasan, akan menjadi semacam tes untuk banyak perusahaan, terutama cybersecurity. Manfaatkan apa saja yang dapat dimungkinkan oleh teknologi saat ini untuk perusahaan anda guna memastikan kerja jarak jauh yang stabil dan dapat diandalkan.
(wbs)
Lihat Juga :