Jatuh di Sahara, Meteorit Ini Umurnya 4,6 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Bumi

Selasa, 09 Maret 2021 - 16:44 WIB
loading...
A A A
Sekitar 3.100 meteorit diketahui berasal dari lapisan kerak dan mantel asteroid berbatu. Tetapi mereka mengungkapkan sedikit tentang keragaman protoplanet saat tata surya kita masih muda. Sekitar 95% berasal dari hanya dua badan induk, dan sekitar 75% di antaranya berasal dari satu sumber -kemungkinan asteroid 4 Vesta, salah satu objek terbesar di sabuk asteroid, para peneliti melaporkan.

Jatuh di Sahara, Meteorit Ini Umurnya 4,6 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Bumi

Dua pandangan dari bagian EC 002. Massa utama meteorit berada di Maine Mineral and Gem Museum. Foto/Maine Mineral and Gem Museum/Darryl Pitt

Di antara ribuan batuan meteorit, EC 002 menonjol. Versi radioaktif, atau isotop, aluminium dan magnesium menunjukkan bahwa induk meteorit adalah benda purba yang berasal dari 4,566 miliar tahun yang lalu, dan komposisi kimia EC 002 mengungkapkan bahwa ia muncul dari reservoir magma yang sebagian meleleh di kerak tubuh induk. Kebanyakan meteorit berbatu berasal dari sumber dengan kerak basaltik -lahar yang didinginkan dengan cepat yang kaya akan besi dan magnesium- tetapi komposisi EC 002 menunjukkan bahwa kerak induknya terbuat dari andesit, yang kaya akan silika.

"Meteorit ini adalah batuan magmatik tertua yang dianalisis hingga saat ini dan menjelaskan pembentukan kerak primordial yang menutupi protoplanet tertua," kata penulis penelitian melaporkan, seperti dilansir Live Science.

Sementara EC 002 sangat tidak biasa, penelitian lain telah menemukan bahwa kerak andesit yang diinfusi silika kemungkinan besar umum selama tahap pembentukan protoplanet tata surya kita, "bertentangan dengan apa yang disarankan catatan meteorit," tulis para peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Benda-benda Langit Akan...
Benda-benda Langit Akan Berjatuhan ke Bumi, NASA Kirim Pesan Penting
Gulungan Logam Berukuran...
Gulungan Logam Berukuran Raksasa Jatuh dari Langit
Hari Ini Jarak Bumi...
Hari Ini Jarak Bumi dengan Bulan Sangat Berdekatan
Bumi Akan Sejajar dengan...
Bumi Akan Sejajar dengan Matahari dan Jupiter Besok!
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved