Jatuh di Sahara, Meteorit Ini Umurnya 4,6 Miliar Tahun, Lebih Tua dari Bumi

Selasa, 09 Maret 2021 - 16:44 WIB
loading...
Jatuh di Sahara, Meteorit...
Meteorit EC 002 yang mendarat di Gurun Sahara tahun lalu. Meteorit ini usianya lebih tua dari Bumi. Foto/Maine Mineral and Gem Museum/Darryl Pitt
A A A
JAKARTA - Sebuah batu meteorit yang mendarat di Gurun Sahara pada 2020 ternyata usianya lebih tua dari Planet Bumi . Batuan antariksa purba ini ditaksir berusia sekitar 4,6 miliar tahun, dan merupakan contoh magma tertua dari luar angkasa. Baca juga: Meteor Meledak di Langit Amerika, Ledakannya Setara 200 Kg TNT

Usia dan kandungan mineralnya mengisyaratkan bahwa batu tersebut berasal di tata surya awal Bumi dari kerak protoplanet -benda berbatu besar dalam proses berkembang menjadi planet, menurut sebuah studi baru.

Meteorit, yang disebut Erg Chech 002 (EC 002), kemungkinan merupakan bagian langka dari planet bayi yang hilang yang dihancurkan atau diserap oleh planet berbatu yang lebih besar selama pembentukan tata surya kita.

Potongan EC 002 ditemukan di Adrar, Aljazair, pada Mei 2020. Pecahan batu itu berbutir relatif kasar, cokelat dan krem, bertabur kristal secara sporadis dengan bagian yang lebih besar hijau, kuning-hijau, dan warna kuning-coklat yang jarang, menurut keterangan dari Lunar and Planetary Institute (LPI).

Pusat Studi Meteorit di Arizona State University menjelaskan, EC 002 adalah achondrite. Yakni, sejenis meteorit yang berasal dari badan induk dengan kerak dan inti yang berbeda, dan tidak memiliki butiran mineral bulat yang disebut chondrules.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Benda-benda Langit Akan...
Benda-benda Langit Akan Berjatuhan ke Bumi, NASA Kirim Pesan Penting
Gulungan Logam Berukuran...
Gulungan Logam Berukuran Raksasa Jatuh dari Langit
Hari Ini Jarak Bumi...
Hari Ini Jarak Bumi dengan Bulan Sangat Berdekatan
Bumi Akan Sejajar dengan...
Bumi Akan Sejajar dengan Matahari dan Jupiter Besok!
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved