Cegah Pasokan Chip Huawei Bakal Jadi Bumerang Bagi Donald Trump

Selasa, 19 Mei 2020 - 01:00 WIB
loading...
A A A
Tetapi efek bumerang pada TSMC dari aturan ekspor baru terbilang akan "menakjubkan". Pada bulan Maret lalu, Pemerintahan Trump menginginkan TSMC untuk membangun pabriknya di salah satu negara bagian Amerika.

Trump disebut-sebut menekan perusahaan Taiwan itu untuk mengumumkannya sebelum pemilihan November. Sebab pabrik fabrikasi baru akan membantu perusahaan konstruksi AS menghasilkan pendapatan miliaran dolar AS untuk infrastruktur, dan membuka banyak lapangan pekerjaan baru.

Pekan lalu, Wall Street Journal melaporkan, TSMC telah memutuskan untuk membangun sebuah pabrik di negara bagian AS. Pabrik ini direndanakan mulai memproduksi chip 5nm pada 2023.

Dengan memblokir TSMC dari pengiriman chip ke Huawei, maka Presiden Trump pada dasarnya mencegah pelanggan terbesar kedua perusahaan melakukan bisnis dengannya. Tahun lalu, Huawei menyumbang USD5,2 miliar dari pendapatan TSMC. TSMC mengatakan, tanpa bisnis Huawei, mungkin mereka tidak akan mampu membangun pabrik di AS.

Reuters hari ini melaporkan, Kementerian Perdagangan China tidak senang dengan langkah terbaru AS melawan Huawei. Dalam sebuah pernyataan, Kementerian menuntut AS menghentikan apa yang disebutnya sebagai "tindakan buruk". Mereka juga mengatakan, China akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan perusahaan China.

Kementerian selanjutnya mengatakan, "AS telah menggunakan kekuatan nasional dan menggunakan apa yang disebut kekhawatiran keamanan nasional sebagai alasan, dan menyalahgunakan kontrol ekspor untuk terus menekan beberapa perusahaan tertentu di negara lain."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rekomendasi
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved