Gawat, Sebagian Kehidupan di Bumi akan Mati karena Kekurangan Oksigen

Rabu, 03 Maret 2021 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Ozaki dan Reinhard memperkirakan dalam 1 miliar tahun, tingkat karbon dioksida akan menjadi sangat rendah. Dampaknya, organisme fotosintesis -termasuk tumbuhan- tidak dapat bertahan hidup dan menghasilkan oksigen. Kepunahan massal organisme fotosintetik ini akan menjadi penyebab utama penurunan oksigen yang sangat besar.

“Penurunan oksigen sangat, sangat ekstrem -kita berbicara tentang oksigen sekitar satu juta kali lebih sedikit daripada yang ada saat ini,” kata Reinhard.

Para peneliti juga memperkirakan akan ada peningkatan metana secara bersamaan ke level 10.000 kali lipat jumlah di atmosfer saat ini. Begitu perubahan atmosfer Bumi mulai terjadi, perubahan tersebut akan berkembang pesat: perhitungan tim menunjukkan bahwa atmosfer dapat kehilangan oksigennya hanya dalam kurun waktu 10.000 tahun atau lebih.

“Biosfer tidak dapat beradaptasi dengan perubahan dramatis dalam perubahan lingkungan,” ungkap Ozaki.

Setelah itu, timpal Reinhard, kehidupan di Bumi hanya berupa mikroba. “Dunia tempat banyak bakteri anaerobik dan primitif bersembunyi di balik bayang-bayang, sekali lagi, akan mengambil alih.”

Kehidupan terestrial tidak akan ada lagi, begitu juga kehidupan akuatik. Lapisan ozon -yang terdiri dari oksigen- akan menipis, membuat Bumi dan lautannya terpapar sinar ultraviolet tingkat tinggi dan panas dari Matahari yang terbakar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Makhluk Pertama yang...
Makhluk Pertama yang Pernah Hidup di Bumi Diklaim Berhasil Direproduksi
Terowongan Buatan Makhluk...
Terowongan Buatan Makhluk Misterius Ditemukan di Bawah Tanah Afrika
Bakteri Misterius Pemusnah...
Bakteri Misterius Pemusnah Kehidupan di Bumi Ditemukan
Heboh! Asteroid 2024...
Heboh! Asteroid 2024 PT5 Jadi Bulan Kedua Bumi, Ini Faktanya!
Kerak Bumi Terdeteksi...
Kerak Bumi Terdeteksi Terus-menerus Menurun, Ini Dampaknya
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Gangguan Atmosfer, BMKG:...
Gangguan Atmosfer, BMKG: Waspadai Potensi Hujan Pada 15-21 Mei 2026
Berapa Umur Bumi?
Berapa Umur Bumi?
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved