Pakar Pertahanan Planet Gunakan Asteroid Berbahaya untuk Perlindungan Bumi

Selasa, 02 Maret 2021 - 13:48 WIB
loading...
A A A
"Lalu kami melakukan kampanye selama berbulan-bulan ini, mencoba mengamati objek ini," tambahnya.

Apophis akan terbang melewati Bumi pada 5 Maret. Asteroid tersebut akan tetap berjarak sekitar sepersepuluh dari jarak rata-rata Bumi-Matahari.

Untuk menandai perjalanan tahun ini, Jaringan Peringatan Asteroid Internasional melembagakan kampanye serupa yang ketiga. Sebelumnya para ilmuwan pernah berlatih di asteroid bernama 2012 TC4 dan pada 1999 KW4, yaitu sepasang batuan yang saling mengitari.

Untuk Apophis, sekitar 40 ilmuwan dari 13 negara berbeda telah mendaftar. Para pengamat ini memulai dari awal dalam hal mengevaluasi seberapa besar bahaya yang ditimbulkan asteroid ke Bumi. Baca juga: Jet Tempur Tanpa Pilot Sukses Dites Terbang Boeing dan Militer Australia

"Ini bukan tujuan ilmiah," kata Reddy. "Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengamatan baru seolah-olah kita tidak tahu apa-apa tentang objek ini dan mencoba dan melihat di mana dalam prosesnya kita perlu meningkatkan efisiensi dan juga mengidentifikasi faktor manusia. Siapa pun yang berurusan dengan ilmuwan tahu bahwa itu seperti menggiring kucing, dan ketika Anda melakukannya dalam skala internasional, ada sebagian diplomasi, sebagian sains, dan sebagian pertahanan planet."
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
NASA Kurangi Risiko...
NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Tidak Mau Kalah dari...
Tidak Mau Kalah dari NASA, China Siap Selamatkan Bumi dari Ancaman Astroid
Hari Ini Jarak Bumi...
Hari Ini Jarak Bumi dengan Bulan Sangat Berdekatan
Bumi Akan Sejajar dengan...
Bumi Akan Sejajar dengan Matahari dan Jupiter Besok!
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Takut Dihantam Asteroid,...
Takut Dihantam Asteroid, China Bentuk Pertahanan Planet
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved