Accenture-VMware Mudahkan Proses Akselerasi Migrasi Perusahaan ke Cloud

Senin, 01 Maret 2021 - 06:36 WIB
loading...
Accenture-VMware Mudahkan Proses Akselerasi Migrasi Perusahaan ke Cloud
Banyak ahli profesional yang berdedikasi di bidangnya bergabung dalam Accenture VMware Business Group. Foto/Ist
PALO ALTO - Accenture bareng VMware mengumumkan perluasan kemitraannya, sekaligus peluncuran grup bisnis baru guna mendukung akselerasi dalam pengadopsian strategi cloud first ’ oleh organisasi. Baca juga: Orang TI Perlu Baca, 8 Prediksi Cloud dan Inovasi Teknologi Digital di 2021

Accenture VMware Business Group merupakan bentuk investasi senilai jutaan dollar antara kedua perusahaan yang digelar untuk jangka waktu yang panjang. Kemitraan keduanya sudah berjalan selama lebih dari dua dekade.

Banyak ahli profesional yang berdedikasi di bidangnya bergabung dalam grup bisnis ini. Mereka memiliki beragam keahlian yang mendalam di bidang hybrid cloud dan migrasi cloud, cloud native, bahkan hingga modernisasi dan keamanan aplikasi di kancah industri penting.

Accenture VMware Business Group didukung oleh sekitar 2.000 profesional ahli di bidang cloud dari Accenture yang telah menerima pelatihan mengenai produk-produk dan layanan-layanan VMware. Keunggulan-keunggulan ini diharapkan akan mampu mendukung klien dalam mengoptimalkan seluruh kapabilitas dan fleksibilitas yang dihadirkan oleh cloud, sebagai faktor yang esensial dalam mengakselerasi proses penskalaan layanan-layanan, mendukung operasional secara efisien, serta mempercepat terwujudnya inovasi bisnis dalam beragam skala.

Grup bisnis baru ini merupakan bagian dari Accenture Cloud First yang diluncurkan oleh Accenture pada 2020 dengan investasi senilai USD3 miliar. Investasi ini untuk kapabilitas, solusi, kemitraan, serta mendukung klien dalam menentukan bentuk, memindahkan, hingga mengoperasikan bisnis mereka di cloud.



Cloud merupakan satu peranti yang mampu membawa perubahan luar biasa,” kata Julie Sweet, Chief Executive Officer, Accenture.

“Seiring makin banyaknya organisasi yang bermigrasi ke cloud dan edge, Accenture VMware Business Group berkomitken untuk dapat menghadirkan dukungan bagi organisasi dalam meraih kecepatan, skalabilitas, dan keamanan yang mereka butuhkan dalam menata kembali bisnis mereka secara fundamental serta mencetak nilai-nilai baru bagi perusahaan,” paparnya.

Investasi Accenture VMware Business Group akan difokuskan untuk mengoptimalkan strategi go-to-market. Di sisi operasional penjualan, meningkatkan program pelatihan praktisi Accenture untuk teknologi-teknologi dan pengembangan dalam menghadirkan layanan-layanan baru VMware, aset-aset dan akselerator dengan dukungan teknologi-teknologi VMware.

Kedua perusahaan juga berkomitmen untuk mengembangkan solusi-solusi industri vertikal secara preengineered. Termasuk, pengembangan platform yang mendukung perusahaan-perusahaan telekomunikasi dalam mempercepat peluncuran layanan 5G maupun komputasi edge.

“Perusahaan perlu segera menerapkan strategi multi cloud guna memenuhi kebutuhan perusahaan di masa kini yang terus meningkat,” ujar Pat Gelsinger, Chief Executive Officer, VMware.



Saat ini, sambung dia, makin banyak pelanggan yang mengoperasikan aplikasi-aplikasi mereka di cloud, data center maupun di edge. Accenture VMware Business Group siap menghadirkan tim-tim berkelas dunia yang menyandang keahlian di bidang-bidang yang dibutuhkan, serta menyuguhkan kecepatan, kelincahan, dan ketangguhan sesuai dengan kebutuhan organisasi-organisasi di masa kini maupun di masa depan.

Grup bisnis baru ini juga akan meluncurkan VMware Cloud Migration Factory yang dirancang khusus untuk mendukung migrasi workload komputasi ke cloud dengan lebih cepat, aman dan tanpa rasa was-was. Semua bisa diwujudkan melalui proses-proses terautomasi yang memang telah dirancang khusus untuk proses migrasi dan modernisasi ribuan aplikasi.

“Salah satu strategi kunci kami agar sukses dalam mengarungi bisnis di pasar ini adalah dengan bergegas memulai perjalanan kami ke cloud, yakni dengan menghadirkan pengalaman brand yang inovatif, meningkatkan kapabilitas e-commerce, sekaligus bagaimana agar mereka tetap fleksibel dan cepat dalam merespons setiap tantangan yang ada,” papar Claudio Bianchi, Chief Information Officer, Kiko Milano. Baca juga: Merger di Industri Digital: Konsentrasi Pasar atau Efisiensi
(iqb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE