Fosil Cumi-cumi Vampir Berusia 30 Juta Tahun Ditemukan Kembali
Senin, 01 Maret 2021 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
Sedimen yang mengelilingi fosil tidak menunjukkan jejak mikrofosil yang sering ditemukan di dasar laut, yang menunjukkan bahwa cumi-cumi tersebut tidak hidup di perairan dangkal. Para peneliti juga menganalisis tingkat variasi karbon dalam sedimen dan menemukan bahwa sedimen kemungkinan berasal dari lingkungan anoksik atau rendah oksigen.
Kondisi tersebut merupakan ciri dasar laut dalam. Dengan melihat lapisan batuan di atas tempat fosil disimpan di luar Budapest, para peneliti juga dapat menunjukkan bahwa cumi-cumi mungkin tidak dapat bertahan hidup di laut yang lebih dangkal pada saat itu.
Endapan laut dangkal menunjukkan tingkat yang sangat tinggi dari plankton tertentu yang mekar di lingkungan rendah garam dan bergizi tinggi -kondisi yang tidak dapat ditoleransi oleh cumi-cumi vampir modern.
Penelitian baru, yang diterbitkan Kamis (18 Februari) di jurnal Communications Biology, mengisyaratkan, bagaimana nenek moyang cumi-cumi vampir belajar hidup di tempat yang tidak bisa dihuni cumi-cumi lain. "Melihat lebih dalam catatan fosil, fosil tertua dari kelompok cumi-cumi ini ditemukan pada periode Jurassic, antara 201 juta dan 174 juta tahun yang lalu," kata Kosak, dan mereka biasanya ditemukan di sedimen anoksik. Baca juga: Kalau Ditanya Lebih Suka iOS atau Android, Kira-kira Bill Gates Jawab Apa ya?
Kondisi tersebut merupakan ciri dasar laut dalam. Dengan melihat lapisan batuan di atas tempat fosil disimpan di luar Budapest, para peneliti juga dapat menunjukkan bahwa cumi-cumi mungkin tidak dapat bertahan hidup di laut yang lebih dangkal pada saat itu.
Endapan laut dangkal menunjukkan tingkat yang sangat tinggi dari plankton tertentu yang mekar di lingkungan rendah garam dan bergizi tinggi -kondisi yang tidak dapat ditoleransi oleh cumi-cumi vampir modern.
Penelitian baru, yang diterbitkan Kamis (18 Februari) di jurnal Communications Biology, mengisyaratkan, bagaimana nenek moyang cumi-cumi vampir belajar hidup di tempat yang tidak bisa dihuni cumi-cumi lain. "Melihat lebih dalam catatan fosil, fosil tertua dari kelompok cumi-cumi ini ditemukan pada periode Jurassic, antara 201 juta dan 174 juta tahun yang lalu," kata Kosak, dan mereka biasanya ditemukan di sedimen anoksik. Baca juga: Kalau Ditanya Lebih Suka iOS atau Android, Kira-kira Bill Gates Jawab Apa ya?
(iqb)
Lihat Juga :