Sempat Hilang, Fosil Cumi-cumi Vampir Ditemukan Kembali di Hungaria
Rabu, 24 Februari 2021 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Penemuan kembali fosil itu merupakan kejutan yang luar biasa. "Itu adalah momen yang luar biasa karena sebelumnya dikabarkan hilang atau musnah," kata Kostak.
Kostak dan rekan-rekannya mempelajari fosil tersebut dengan pemindaian mikroskop elektron dan melakukan analisis geokimia. Mereka pertama kali menemukan bahwa identifikasi awal Kretzoi benar: Fosil itu berasal dari cumi-cumi, bukan nenek moyang sotong.
Cangkang bagian dalam hewan, atau gladius, yang membentuk tulang punggung tubuhnya, memiliki panjang sekitar 15 sentimeter, menunjukkan panjang cumi-cumi itu hingga sekitar 35 cm dengan lengan disertakan. Itu hanya sedikit lebih besar dari cumi-cumi vampir modern, yang mencapai panjang total sekitar 28 cm. (Baca juga: Asteroid Sebesar Jembatan Golden Gate Mau Lintasi Bumi, Catat Tanggalnya)
Penelitian baru, yang diterbitkan Kamis (18 Februari) di jurnal Communications Biology, mengisyaratkan bagaimana nenek moyang cumi-cumi vampir belajar hidup di tempat yang tidak bisa dihuni cumi-cumi lain. "Fosil tertua dari kelompok cumi-cumi ini ditemukan pada periode Jurassic, antara 201 juta dan 174 juta tahun lalu," kata Kostak.
Kostak dan rekan-rekannya mempelajari fosil tersebut dengan pemindaian mikroskop elektron dan melakukan analisis geokimia. Mereka pertama kali menemukan bahwa identifikasi awal Kretzoi benar: Fosil itu berasal dari cumi-cumi, bukan nenek moyang sotong.
Cangkang bagian dalam hewan, atau gladius, yang membentuk tulang punggung tubuhnya, memiliki panjang sekitar 15 sentimeter, menunjukkan panjang cumi-cumi itu hingga sekitar 35 cm dengan lengan disertakan. Itu hanya sedikit lebih besar dari cumi-cumi vampir modern, yang mencapai panjang total sekitar 28 cm. (Baca juga: Asteroid Sebesar Jembatan Golden Gate Mau Lintasi Bumi, Catat Tanggalnya)
Penelitian baru, yang diterbitkan Kamis (18 Februari) di jurnal Communications Biology, mengisyaratkan bagaimana nenek moyang cumi-cumi vampir belajar hidup di tempat yang tidak bisa dihuni cumi-cumi lain. "Fosil tertua dari kelompok cumi-cumi ini ditemukan pada periode Jurassic, antara 201 juta dan 174 juta tahun lalu," kata Kostak.
(ysw)
Lihat Juga :