Teknologi Memungkinkan Pelaku Industri Properti untuk Tetap Jualan
Jum'at, 17 April 2020 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
"Teknologi ini mulai banyak dimanfaatkan oleh pengembang dan agen properti untuk menawarkan rumah maupun apartemen. Rumah.com sebagai bagian dari PropertyGuru Group yang berbasis di Singapura merupakan portal properti pertama yang mengadopsi teknologi Virtual Reality di Indonesia," klaimnya.
Dalam pengembangan teknologi virtual dan augmented reality-nya, Rumah.com bekerja sama dengan platform Matterport. Dengan layanan ini pengembang bisa menampilkan gambar dan video proyek propertinya dengan tampilan 3D Showcase.
Denah rumah atau apartemen ditampilkan dalam bentuk 3 dimensi layaknya rumah boneka dengan atap terbuka. Kemudian klien pun bisa memilih ruangan yang akan dijelajahi untuk memberi pengalaman tur yang lebih jelas.
Berkat teknologi yang ditawarkan VR dari Matterport Rumah.com, penjual properti seperti agen dan developer kini bisa ‘open house’ proyeknya selama 24 jam dan 7 hari non-stop. Hebatnya lagi, juga bisa untuk mengelola konten dengan menambahkan beberapa furnitur virtual pada ruangan yang masih kosong.
Sementara untuk mengetahui informasi seputar infrastruktur wilayah hunian yang menjadi incaran para pencari properti, Rumah.com juga menyediakan AreaInsider yang mengulas perkembangan terkini sebuah wilayah. Mulai dari fasilitas umum, infrastruktur, prospek properti, hingga fakta-fakta unik lain yang tidak banyak diketahui masyarakat.
Konsumen juga bisa mengetahui perbandingan harga properti di satu lokasi yang sama, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya melalui ulasan tersebut.
“Adanya dukungan teknologi seperti Virtual Reality, maupun informasi seputar infrastruktur wilayah hunian membuat calon pembeli properti bisa melakukan survei properti kapanpun dan dimanapun apalagi dalam kondisi PSBB seperti sekarang. Sehingga pembeli masih bisa mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri,” pungkas Marine.
Dalam pengembangan teknologi virtual dan augmented reality-nya, Rumah.com bekerja sama dengan platform Matterport. Dengan layanan ini pengembang bisa menampilkan gambar dan video proyek propertinya dengan tampilan 3D Showcase.
Denah rumah atau apartemen ditampilkan dalam bentuk 3 dimensi layaknya rumah boneka dengan atap terbuka. Kemudian klien pun bisa memilih ruangan yang akan dijelajahi untuk memberi pengalaman tur yang lebih jelas.
Berkat teknologi yang ditawarkan VR dari Matterport Rumah.com, penjual properti seperti agen dan developer kini bisa ‘open house’ proyeknya selama 24 jam dan 7 hari non-stop. Hebatnya lagi, juga bisa untuk mengelola konten dengan menambahkan beberapa furnitur virtual pada ruangan yang masih kosong.
Sementara untuk mengetahui informasi seputar infrastruktur wilayah hunian yang menjadi incaran para pencari properti, Rumah.com juga menyediakan AreaInsider yang mengulas perkembangan terkini sebuah wilayah. Mulai dari fasilitas umum, infrastruktur, prospek properti, hingga fakta-fakta unik lain yang tidak banyak diketahui masyarakat.
Konsumen juga bisa mengetahui perbandingan harga properti di satu lokasi yang sama, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya melalui ulasan tersebut.
“Adanya dukungan teknologi seperti Virtual Reality, maupun informasi seputar infrastruktur wilayah hunian membuat calon pembeli properti bisa melakukan survei properti kapanpun dan dimanapun apalagi dalam kondisi PSBB seperti sekarang. Sehingga pembeli masih bisa mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri,” pungkas Marine.
(iqb)
Lihat Juga :