Gunakan Drone, Ilmuwan Ungkap Isi Lubang Besar di Siberia
Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:34 WIB
loading...
A
A
A
Gundukan itu bertambah besar dan meledak sehingga meninggalkan kawah besar . Namun belum jelas dari mana sumber metana tersebut. Itu bisa berasal dari lapisan dalam Bumi.
Beberapa ahli memperkirakan bahwa tanah di wilayah Permafrost menyimpan karbon dua kali lebih banyak daripada atmosfer sehingga wilayah tersebut sangat penting dalam perang melawan perubahan iklim. "Perubahan iklim, tentu saja, berdampak pada kemungkinan munculnya kawah ledakan gas di permafrost Arktik," kata Chuvilin.
Dengan menggunakan citra satelit, para peneliti juga dapat menentukan kapan kawah terbentuk. Mereka yakin gundukan itu akan meledak di beberapa titik antara 15 Mei dan 9 Juni 2020. Kawah itu pertama kali terlihat saat penerbangan helikopter pada 16 Juli 2020. (Baca juga: Mengenal Benda Antariksa yang Jatuh ke Bumi, Ada yang Alami dan Buatan)
Model ilmuwan memprediksi dengan tepat ketujuh kawah yang telah dilaporkan oleh para ilmuwan pada tahun 2017 dan mengungkapkan pembentukan tiga kawah baru. Para peneliti juga menemukan bahwa kawah hanyalah salah satu tanda bahwa planet Bumi sedang mengalami perubahan radikal.
Beberapa ahli memperkirakan bahwa tanah di wilayah Permafrost menyimpan karbon dua kali lebih banyak daripada atmosfer sehingga wilayah tersebut sangat penting dalam perang melawan perubahan iklim. "Perubahan iklim, tentu saja, berdampak pada kemungkinan munculnya kawah ledakan gas di permafrost Arktik," kata Chuvilin.
Dengan menggunakan citra satelit, para peneliti juga dapat menentukan kapan kawah terbentuk. Mereka yakin gundukan itu akan meledak di beberapa titik antara 15 Mei dan 9 Juni 2020. Kawah itu pertama kali terlihat saat penerbangan helikopter pada 16 Juli 2020. (Baca juga: Mengenal Benda Antariksa yang Jatuh ke Bumi, Ada yang Alami dan Buatan)
Model ilmuwan memprediksi dengan tepat ketujuh kawah yang telah dilaporkan oleh para ilmuwan pada tahun 2017 dan mengungkapkan pembentukan tiga kawah baru. Para peneliti juga menemukan bahwa kawah hanyalah salah satu tanda bahwa planet Bumi sedang mengalami perubahan radikal.
(ysw)
Lihat Juga :