Mulai Dekati Kematiannya, Betelgeuse Akan Jadi Peristiwa Alam Terbesar di Bumi
Minggu, 14 Februari 2021 - 14:10 WIB
loading...
Ilustrasi planet bumi. FOTO/ IST
A
A
A
NEW YORK - Bintang raksasa Betelgeuse yang berukuran 700 kali Matahari yang kian 'meredup secara dramatis'. Para astronom berspekulasi bahwa Betelgeuse, salah satu bintang paling terang di langit, akan meledak dalam supernova .
Betelgeuse , yang kerap disebut bintang raksasa merah (red supergiant) oleh para astronom, berukuran hingga 20 kali lebih besar dibandingkan matahari kita. Bintang raksasa merah telah mendekati akhir masa hidupnya dan telah mengalami perkembangan secara substansial. Betelgeuse memiliki radius sekitar 900 kali lebih besar dari matahari kita. Jika matahari kita sebesar ini, maka permukaannya akan hampir menyentuh Planet Jupiter.
BACA JUGA - Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
Namun, baru-baru ini Betelgeuse redup secara drastis ke titik terendahnya dan turun ke peringkat ke-21. Akibatnya, banyak orang mulai berspekulasi bahwa bintang ini akan meledak.
Betelgeuse, yang berjarak 640 tahun cahaya, adalah satu-satunya bintang selain bintang kita yang permukaannya dapat kita gambarkan secara detail. Untungnya, hal ini dapat membantu kita memahami mengapa tingkat kecerahannya sangat bervariasi.
Betelgeuse , yang kerap disebut bintang raksasa merah (red supergiant) oleh para astronom, berukuran hingga 20 kali lebih besar dibandingkan matahari kita. Bintang raksasa merah telah mendekati akhir masa hidupnya dan telah mengalami perkembangan secara substansial. Betelgeuse memiliki radius sekitar 900 kali lebih besar dari matahari kita. Jika matahari kita sebesar ini, maka permukaannya akan hampir menyentuh Planet Jupiter.
BACA JUGA - Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam
Namun, baru-baru ini Betelgeuse redup secara drastis ke titik terendahnya dan turun ke peringkat ke-21. Akibatnya, banyak orang mulai berspekulasi bahwa bintang ini akan meledak.
Betelgeuse, yang berjarak 640 tahun cahaya, adalah satu-satunya bintang selain bintang kita yang permukaannya dapat kita gambarkan secara detail. Untungnya, hal ini dapat membantu kita memahami mengapa tingkat kecerahannya sangat bervariasi.
Lihat Juga :