Kenali 3 Produk WhatsApp, Cara Penggunaan dan Keamanannya

Jum'at, 12 Februari 2021 - 04:27 WIB
loading...
Kenali 3 Produk WhatsApp, Cara Penggunaan dan Keamanannya
Ekosistem layanan WhatsApp. Foto/WhatsApp Indonesia
JAKARTA - Awal tahun ini citra WhatsApp sedang merosot akibat kebijakan privasi barunya. Tetapi tak bisa disangkal, jumlah pengguna WhatsApp masih sangat banyak, termasuk di Indonesia.

WhatsApp digunakan untuk berbagai kebutuhan. Tak hanya percakapan pribadi, tetapi bisa juga untuk berbisnis. Sebab, aplikasi di bawah naungan Facebook ini tergolong sangat membantu para pelaku bisnis dan pengguna umum lainnya. Baca juga: India Siapkan Aplikasi Pesan versi Lokal, Siap Depak WhatsApp?

Melalui keterangan resminya, Kamis (11/2/2021), WhatsApp Indonesia menjelaskan mengenai tiga produk WhatsApp, penggunaannya, dan bagaimana pesan pengguna terlindungi di setiap interaksi di dalamnya.

Berinteraksi dengan Teman dan Kerabat
WhatsApp adalah aplikasi gratis yang dipakai setiap hari. Aplikasi ini didesain untuk bertukar pesan dengan individu lainnya. Saat pengguna mengirim pesan ke orang lain yang juga memakai WhatsApp, semua panggilan dan konten apapun yang dikirim, termasuk teks, foto, pesan suara, ataupun lokasi, diklaim secara otomatis terlindungi dengan end-to-end encryption atau enkripsi ujung-ke-ujung.
Kenali 3 Produk WhatsApp, Cara Penggunaan dan Keamanannya

Artinya, pesan yang dikirim otomatis “teracak” dan hanya bisa “dipecahkan” oleh ponsel milik penerima pesan yang dituju. Tidak ada pihak di luar chat tersebut yang bisa membaca pesan tersebut, termasuk WhatsApp dan Facebook.

WhatsApp Business untuk UKM Berinteraksi dengan Pelanggan
Saat ini sudah semakin banyak orang yang melakukan bisnis melalui WhatsApp. WhatsApp Business adalah aplikasi gratis yang ditujukan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang dilengkapi dengan berbagai fitur untuk memudahkan perpesanan bisnis dengan pelanggan.



Ketika pengguna mengirim pesan ke akun WhatsApp Business, mungkin akan langsung mendapatkan sapaan yang terkirim secara otomatis. Pengguna dapat melihat profil usaha beserta katalog produk pada sisi kanan atas chat.

Apabila pengguna melihat produk yang disukai, dapat menaruh produk tersebut ke dalam cart dan mengirimkannya sebagai pesan langsung di dalam chat. "Seperti perbincangan Anda dengan pengguna WhatsApp, percakapan Anda tetap terenkripsi secara end-to-end, yang berarti pesan Anda hanya diketahui oleh Anda dan bisnis tersebut," klaim WhatsApp.

Saat ini juga bnyak bisnis kecil yang memasang iklan di Facebook dan Instagram, dengan menampilkan sebuah tombol yang dapat diklik untuk terhubung ke WhatsApp. Seperti iklan Facebook umumnya, jika pengguna memilih untuk mengklik iklan-iklan ini, pilihan tersebut dapat memengaruhi personalisasi iklan yang akan dilihat.

"Namun, WhatsApp dan Facebook tetap tidak dapat melihat konten dari semua pesan yang terenkripsi end-to-end," jelas WhatsApp.

WhatsApp Business API untuk Bisnis Skala Besar
Jika pengguna pernah mendapatkan pemberitahuan dari bank atau mencoba mencari solusi dengan menghubungi layanan pelanggan via WhatsApp, kemungkinan besar pengguna sedang berinteraksi dengan organisasi yang menggunakan WhatsApp Business API.
Kenali 3 Produk WhatsApp, Cara Penggunaan dan Keamanannya

Produk ini adalah pemrograman antarmuka berbayar yang digunakan oleh bisnis untuk mengelola layanan pelanggan dalam skala besar melalui WhatsApp. Bisnis yang menggunakan WhatsApp Business API perlu menampung ribuan pesan yang mereka kirim dan terima setiap harinya, dan hal ini dapat mereka lakukan sendiri atau melalui jasa pihak ketiga. Mereka juga akan segera memiliki opsi untuk menggunakan Facebook Hosting Services.



WhatsApp akan memberi tahu pengguna saat mulai berkomunikasi dengan akun yang menggunakan pihak ketiga untuk hosting API. Artinya, bebas memilih untuk melanjutkan interaksi atau tidak.

Jika memilih untuk tetap berinteraksi, walaupun tidak melihat label end-to-end encryption, pesan tersebut juga diklaim tetap terenkripsi secara otomatis saat dikirimkan ke pihak penerima.

Tentunya WhatsApp dan Facebook tidak dapat membaca ataupun menggunakannya untuk beriklan. Satu-satunya perbedaan adalah pesan mungkin disimpan dan dikelola melalui server pihak ketiga.

"Secara teori, hal ini mirip ketika menyimpan cadangan percakapan menggunakan jasa Cloud, yang kemudian tidak lagi dianggap terenkripsi secara end-to-end," tandas WhatsApp. Baca juga: Tahun Baru Imlek: Orang-orang China Terjebak dan Tak Berdaya di Luar Negeri
(iqb)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE