Hasil Test D-Dimer Bisa Jadi Prediksi Tingkat Kematian Pasien COVID-19

Selasa, 09 Februari 2021 - 17:08 WIB
loading...
A A A
Studi Dr Zhang ini merupakan studi retrospektif dengan subjek pasien dengan laboratorium yang dikonfirmasi COVID-19 dan terdaftar di Rumah Sakit Umum Wuhan Asia dari 12-15 Maret 2020. Tingkat D-dimer saat masuk, dan angka kematian dikumpulkan untuk menghitung "cut off optimal" menggunakan "receiver operating characteristic curve".

Disitat dari laman kalbemed.com, subjek dibagi menjadi dua kelompok. Kemudian kematian di rumah sakit antara dua kelompok dibandingkan untuk menilai nilai prediksi tingkat D-dimer.

Dari data diperoleh 343 pasien yang memenuhi syarat terdaftar dalam penelitian ini. Nilai batas optimal D-dimer untuk memprediksi kematian di rumah sakit adalah 2,0 μg/mL dengan sensitivitas 92,3% dan spesifisitas 83,3%. Ada 67 pasien dengan D-dimer ≥2.0 μg/mL, dan 267 pasien dengan D-dimer <2.0 µg/mL saat masuk.

13 kematian terjadi selama dirawat di rumah sakit. Pasien dengan kadar D-dimer ≥2.0 μg/mL memiliki insidensi mortalitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar D-dimer <2,0 μg/mL (12/67 vs 1/267, P <0,001, HR: 51,5, 95 % CI: 12.9-206.7). Baca juga: Berbagi Kebahagiaan Imlek, realme Siapkan Fortune & Love Festival

Dari hasil tersebut peneliti menyimpulkan bahwa D-dimer saat masuk lebih besar dari 2,0 μg/mL (peningkatan empat kali lipat) secara efektif dapat untuk memprediksi kematian di rumah sakit pada pasien dengan COVID-19. Hal ini mengindikasikan D-dimer bisa menjadi penanda awal dan bermanfaat untuk meningkatkan manajemen pasien COVID-19.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Sakit Melaporkan...
Rumah Sakit Melaporkan Efek Menakutkan COVID-19 Setelah Perawatan di ICU
Mau Tahu soal Vaksin...
Mau Tahu soal Vaksin dan COVID? Yuk Kontak Layanan Hotline Edukasi Ini
Jaga Orang Tua Kita...
Jaga Orang Tua Kita karena Lansia Berisiko Lebih Tinggi Kena COVID 2 Kali
Ini Penjelasan Golongan...
Ini Penjelasan Golongan Darah A Punya Risiko Lebih Tinggi Terpapar COVID
Tundukkan COVID-19,...
Tundukkan COVID-19, PPM Manajemen Perkuat Learning Technology
CDC: Vaksin COVID untuk...
CDC: Vaksin COVID untuk Anak Tersedia September 2021
California Umumkan Keadaan...
California Umumkan Keadaan Darurat Wabah Virus
Pasien Covid-19 Minim,...
Pasien Covid-19 Minim, RSDC Wisma Atlet Ditutup
1.871 Warga Kepulauan...
1.871 Warga Kepulauan Sangihe Sembuh dari Covid-19
Rekomendasi
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
Apakah Amoksilin Bisa...
Apakah Amoksilin Bisa Cepat Sembuhkan Covid-19? Ini Faktanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved