Penjelasan Mengapa Ada Orang Masih Positif COVID Setelah Divaksin
Sabtu, 06 Februari 2021 - 00:16 WIB
loading...
Menurut CDC AS, diperlukan beberapa hari hingga beberapa pekan agar vaksin COVID-19 bekerja melindungi tubuh dari virus Corona baru. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Vaksin COVID-19 tidak memberikan perlindungan penuh atau langsung, yang berarti masih mungkin untuk terinfeksi dan saat dites positif terkena virus.
Di AS, dilaporkan CNN, sejumlah warga dinyatakan positif setelah mendapat dosis kedua dari vaksin Pfizer. Mereka dapat dites positif karena beberapa alasan. Baca juga: Hasil Riset, Vaksin Ini Mampu Melawan Mutasi Virus Corona
Ada Jeda Antara Vaksinasi dan Perlindungan
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, diperlukan beberapa hari hingga beberapa pekan agar vaksin bekerja. "Dibutuhkan beberapa saat untuk mengembangkan respons kekebalan," kata Dr Robert Salata, Direktur Pusat Hijau Rumah Sakit Universitas Roe untuk Pengobatan Perjalanan & Kesehatan Global di Cleveland, AS, disitat dari CNN.
Dosis pertama mungkin memberikan perlindungan. Tetapi seperti yang dikatakan CEO Moderna, Stephane Bancel, bahwa mereka benar-benar tidak memiliki data untuk membuktikannya pada saat ini.
![Penjelasan Mengapa Ada Orang Masih Positif COVID Setelah Divaksin]()
Untuk Pfizer, setelah 14 hari dosis pertama sekitar 52% efektif dalam mencegah penyakit, kata Salata, yang merupakan peneliti utama untuk vaksin Pfizer di rumah sakitnya. Vaksinasi mencegah sebagian besar, tetapi tidak semua penyakit.
Tak heran, Anda masih dapat dites positif setelah divaksinasi karena vaksin tersebut tidak 100% efektif. Kedua vaksin resmi AS sangat efektif tetapi tidak memberikan perlindungan total.
Di AS, dilaporkan CNN, sejumlah warga dinyatakan positif setelah mendapat dosis kedua dari vaksin Pfizer. Mereka dapat dites positif karena beberapa alasan. Baca juga: Hasil Riset, Vaksin Ini Mampu Melawan Mutasi Virus Corona
Ada Jeda Antara Vaksinasi dan Perlindungan
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, diperlukan beberapa hari hingga beberapa pekan agar vaksin bekerja. "Dibutuhkan beberapa saat untuk mengembangkan respons kekebalan," kata Dr Robert Salata, Direktur Pusat Hijau Rumah Sakit Universitas Roe untuk Pengobatan Perjalanan & Kesehatan Global di Cleveland, AS, disitat dari CNN.
Dosis pertama mungkin memberikan perlindungan. Tetapi seperti yang dikatakan CEO Moderna, Stephane Bancel, bahwa mereka benar-benar tidak memiliki data untuk membuktikannya pada saat ini.

Untuk Pfizer, setelah 14 hari dosis pertama sekitar 52% efektif dalam mencegah penyakit, kata Salata, yang merupakan peneliti utama untuk vaksin Pfizer di rumah sakitnya. Vaksinasi mencegah sebagian besar, tetapi tidak semua penyakit.
Tak heran, Anda masih dapat dites positif setelah divaksinasi karena vaksin tersebut tidak 100% efektif. Kedua vaksin resmi AS sangat efektif tetapi tidak memberikan perlindungan total.
Lihat Juga :