Ilmuwan: Varian COVID Berbahaya Berikutnya Dikhawatirkan Sudah Ada di Luar Sana

Rabu, 03 Februari 2021 - 21:22 WIB
loading...
A A A
Vaksin untuk Virus yang Berubah
Penelitian laboratorium Gupta yang telah diterbitkan sebelumnya menunjukkan vaksin Pfizer/BioNTech masih efektif dalam mengalahkan varian Inggris setelah satu dosis, meskipun sedikit lebih sedikit dalam darah yang diambil dari pasien yang berusia di atas 80 tahun.

Penelitian lain tentang vaksin yang berbeda telah menunjukkan hasil yang serupa. Tetapi hal yang sama mungkin tidak berlaku untuk setiap varian yang muncul.
Sudah ada kekhawatiran tentang penurunan efektivitas vaksin pada varian Afrika Selatan, yang mendorong pembuat vaksin seperti Pfizer dan Moderna untuk mulai mengerjakan suntikan penguat untuk mengikuti perubahan virus.

Baru pekan ini, Public Health England mengatakan sampel kecil kasus B.1.1.7 dari Inggris ditemukan mengandung mutasi baru yang juga ada pada varian Afrika Selatan. Penelitian laboratorium awal menunjukkan apa yang disebut "mutan lolos" dapat membantu virus menghindari antibodi yang diproduksi oleh vaksin -berpotensi membuatnya kurang efektif.

Gupta menilai perhatian atas varian ini memang pantas didapatkan. "Virus ini sedang dalam perjalanan untuk menjadi lebih kebal terhadap sistem kekebalan dan vaksin," katanya.

Varian Inggris, seperti yang lain, memiliki perubahan pada apa yang disebut "lonjakan protein", bagian dari virus yang membantunya menyerang sel manusia. Para ilmuwan berpikir ini bisa menjadi mengapa virus lebih dapat ditularkan daripada strain sebelumnya dan juga menyebabkan kekhawatiran untuk vaksin, karena vaksin yang dikembangkan saat ini menggunakan lonjakan protein.

Sebelum vaksin dapat beradaptasi dengan virus yang berubah, sampel perlu diurutkan. Sanger Institute, bersama dengan 16 laboratorium Inggris yang lebih kecil, menyumbang sekitar setengah dari total upaya pengurutan di dunia. Banyak negara yang tidak memiliki kemampuan untuk mengurutkan sampel COVID sama sekali.

"Kami berbicara tentang varian Inggris dan varian Afrika Selatan dan varian Brasil -tetapi ironisnya adalah mungkin saja ini adalah negara-negara yang memiliki kapasitas pengurutan yang canggih dan (varian) mungkin telah muncul di tempat lain, tapi kami tidak akan tahu itu. Dan mungkin ada yang lain," kata Villar.

Gupta dan Harrison percaya kemungkinan besar sudah ada varian virus berbahaya yang menyebar di negara-negara. Yakni, di mana para ilmuwan tidak dapat menemukan varian baru saat muncul.

"Orang-orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan ini tersebar di seluruh dunia," kata Gupta. "Jadi, sangat mungkin ada varian yang tidak terdeteksi di luar sana."

Pemerintah Inggris telah mengumumkan rencana untuk memperluas pekerjaan pengurutannya ke negara-negara yang tidak dapat melakukannya sendiri. Detail pastinya masih diselesaikan. Baca juga: Elon Musk Ingin Monyet seperti Manusia Jago Main Game
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Ahli Bedah China Pindahkan...
Ahli Bedah China Pindahkan Telinga Wanita ke Kaki selama 5 Bulan
Inggris Desak Apple...
Inggris Desak Apple dan Google Blokir Konten Porno di Sistem Operasi
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Rekomendasi
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved