Ganggu Suplai Chipset Kirin, Donald Trump Ingin Habisi Huawei
Sabtu, 16 Mei 2020 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Regulasi baru ini jelas menargetkan Huawei, tapi juga akan sangat memengaruhi TSMC, yang menghasilkan sebagian besar chip HiSilicon di pabriknya. Chip ini berakhir di ponsel Huawei dan Honor, serta peralatan telekomunikasi Huawei lainnya.
Pembuat chipset asal Taiwan saat ini sedang berbicara dengan pengacara untuk melihat bagaimana aturan baru akan memengaruhinya. Berita ini datang hanya sehari setelah mengumumkan kesepakatan USD12 miliar untuk membuka pabrik "pengecoran" 5 nm di Arizona, AS. Namun masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kesepakatan itu akan terpengaruh.
Bukan hanya TSMC yang terjebak dalam perang AS-China itu, total ada 114 afiliasi Huawei telah masuk daftar hitam karena masalah keamanan nasional.
China sendiri sudah mengancam menggelar aksi pembalasan, termasuk penyelidikan dan kemungkinan pembatasan pada Apple, Cisco, dan Qualcomm, yang bergantung pada pabrik-pabrik di China. Keputusan itu juga bisa berimbas pada penunda pembelian pesawat Boeing.
Perusahaan-perusahaan ini mungkin menghadapi masalah di dua sisi, karena Presiden AS, Donald Trump mengancam akan mengenakan pajak pada perusahaan yang memproduksi produk mereka di luar negeri, khususnya Apple.
Pembuat chipset asal Taiwan saat ini sedang berbicara dengan pengacara untuk melihat bagaimana aturan baru akan memengaruhinya. Berita ini datang hanya sehari setelah mengumumkan kesepakatan USD12 miliar untuk membuka pabrik "pengecoran" 5 nm di Arizona, AS. Namun masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kesepakatan itu akan terpengaruh.
Bukan hanya TSMC yang terjebak dalam perang AS-China itu, total ada 114 afiliasi Huawei telah masuk daftar hitam karena masalah keamanan nasional.
China sendiri sudah mengancam menggelar aksi pembalasan, termasuk penyelidikan dan kemungkinan pembatasan pada Apple, Cisco, dan Qualcomm, yang bergantung pada pabrik-pabrik di China. Keputusan itu juga bisa berimbas pada penunda pembelian pesawat Boeing.
Perusahaan-perusahaan ini mungkin menghadapi masalah di dua sisi, karena Presiden AS, Donald Trump mengancam akan mengenakan pajak pada perusahaan yang memproduksi produk mereka di luar negeri, khususnya Apple.
(iqb)
Lihat Juga :