Waspada, Banyak Serangan Siber Berkedok Virus COVID-19
Jum'at, 17 April 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Serangan lainnya menggunakan pengalihan terbuka seperti alamat web yang secara otomatis mengalihkan pengguna antara situs web sumber dan situs target, seperti situs web HHS.gov.
CEO, NTT Ltd. di Indonesia, Hendra Lesmana, mengatakan, serangan siber yang berkedok COVID-19 akan terus digunakan sebagai umpan. Terutama karena sekitar 2.000 situs web bertema Corona Virus dibuat setiap hari dan kemungkinan akan terus berlangsung selama pandemik.
“Selain itu, versi baru dari umpan ini, menargetkan negara-negara yang baru terkena virus COVID-19. Bahkan ketika dunia masuk ke masa pemulihan, pelaku kejahatan siber akan menggunakan kata baru seperti 'COVID Cure' atau 'COVID Resurgence'," tuturnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Untuk itu, pinta dia, industri kesehatan di Indonesia perlu waspada dan melakukan pengamanan siber yang sangat kuat demi menangkal serangan malware, phising, dan ransomware yang sudah merajalela saat ini. Mereka mencoba melakukan pencurian informasi atau data perusahaan.
CEO, NTT Ltd. di Indonesia, Hendra Lesmana, mengatakan, serangan siber yang berkedok COVID-19 akan terus digunakan sebagai umpan. Terutama karena sekitar 2.000 situs web bertema Corona Virus dibuat setiap hari dan kemungkinan akan terus berlangsung selama pandemik.
“Selain itu, versi baru dari umpan ini, menargetkan negara-negara yang baru terkena virus COVID-19. Bahkan ketika dunia masuk ke masa pemulihan, pelaku kejahatan siber akan menggunakan kata baru seperti 'COVID Cure' atau 'COVID Resurgence'," tuturnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Untuk itu, pinta dia, industri kesehatan di Indonesia perlu waspada dan melakukan pengamanan siber yang sangat kuat demi menangkal serangan malware, phising, dan ransomware yang sudah merajalela saat ini. Mereka mencoba melakukan pencurian informasi atau data perusahaan.
(iqb)
Lihat Juga :